KLIKSUMUT.COM | SERDANG BEDAGAI – Masyarakat Serdang Bedagai (Sergai), khususnya kaum ibu, merasa resah dengan maraknya perjudian togel yang kini terlihat semakin terang-terangan di desa-desa dan dusun-dusun di Kabupaten Sergai.
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sergai, H. Hasful Huznain, menyatakan keprihatinannya saat ditemui di kediamannya, Jumat (11/01/2026) sekira pukul 06.35 WIB. Menurutnya, banyak kepala keluarga yang menghabiskan waktu di warung untuk menebak angka togel, sementara istri menunggu pulang suami untuk mencari nafkah.
“Semenjak zaman dahulu memang ada perjudian, tapi sekarang dilakukan secara terang-terangan. Sepertinya ada pihak yang membackup kegiatan kotor ini. Kami, para tokoh agama, hanya bisa menghimbau melalui masjid, tapi apakah para bandar mau datang ke masjid? Himbauan saja sudah rutin kami lakukan,” ungkap H. Hasful.
BACA JUGA: Perjudian Semakin Marak di Sumut, Petinggi Kepolisian Diduga Sudah Dapat Setoran, Apa Benar???
Lebih lanjut, H. Hasful menegaskan MUI siap mendampingi pihak kepolisian dalam melakukan razia untuk menumpas perjudian togel yang merusak moral masyarakat. Ia berharap aparat hukum bertindak cepat tanpa pandang bulu, agar rumah tangga masyarakat tidak hancur akibat praktik perjudian.
Kegiatan perjudian togel di Sergai diduga di-backup oleh seorang bandar besar yang dikenal dengan inisial AK. Beberapa kordinator dan penulis yang terlibat menyebut seluruh transaksi dikendalikan oleh bandar tersebut.
“Kami hanya pekerja, semua setoran ke AK. Seluruh Sergai terhubung ke AK,” ujar salah seorang kordinator yang enggan disebutkan namanya.
Masyarakat kini berharap perhatian dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo agar memerintahkan Kapolda dan Kapolres untuk menindak dugaan praktik penerimaan upeti dari bandar AK. Warga menilai, meski kondisi ekonomi masyarakat semakin sulit, kegiatan perjudian tetap berlangsung seolah mendapat perlindungan.
“Mau jadi apa rakyat ini? Kami kecewa dengan penegak hukum di Sergai maupun di Sumatera Utara,” ujar warga setempat dengan nada kecewa.
Praktik perjudian togel yang terang-terangan ini menjadi perhatian serius MUI, masyarakat, dan pihak keamanan. Tindakan tegas dari aparat diharapkan dapat menghentikan kegiatan yang dianggap merusak tatanan sosial dan moral masyarakat di Sergai. (KSC)
REPORTER: Liberti Lubis








