MEDAN | kliksumut.com – Sebanyak 1.122 lulusan dari berbagai program studi jenjang Diploma, Sarjana, dan Pascasarjana Universitas Pembangunan Panca Budi di Selecta Convention Hall, Medan selama dua hari, Rabu dan Kamis (23-24/11/2022).
Rektor Unpab Dr H Muhammad Isa Indrawan SE MM mengatakan, internasionalisasi di perguruan tinggi merupakan suatu proses yang menyangkut internasionalisasi kurikulum, administrasi manajemen, penelitian kolaborasi secara akademik, serta pertukaran mahasiswa dan dosen.
BACA JUGA: Pertamina dan Unpad Rencana Bangun RS Jantung di Bandung
“Melalui internasionalisasi, mahasiswa pun akan lebih didorong untuk menghadapi standard global. Untuk itu, Unpab sedang bertahap mencapai visi universitas, yakni menuju world class university,” kata Isa Indrawan.
Rektor menyampaikan, sebagaimana yang kini sedang gencar terkait internasionalisasi, diharapkan kepada para lulusan dapat mengembangkan setiap ilmu yang didapat selama perkuliahan, tidak hanya di Indonesia saja tetapi juga dapat disebarluaskan ke seluruh dunia.
“Dengan begitu, masyarakat di seluruh dunia juga ikut mengetahui apa yang Anda pelajari selama masa perkuliahan, dan dapat diaplikasikan di negara masing-masing,” sebut Isa.
Menurutnya secara tidak langsung, internasionalisasi dapat meningkatkan kesiapan para mahasiswa dan lulusan untuk dunia yang lebih maju.
Kemudian menginternasionalkan kurikulum dan meningkatkan kualitas akademik, meningkatkan profil dan reputasi internasional, memperkuat penelitian dan kapasitas produksi pengetahuan, menambah jumlah, memperluas dan mendiversifikasi sumber daya fakultas atau staf Pendidikan, serta pemahaman antar budaya fakultas.
Di era digital ini, kata Isa perguruan tinggi di dunia sudah mulai bertambah dengan sangat pesat.
Di Indonesia berdasarkan data di Kemenristekdikti di 2022 tercatat 3.115 perguruan tinggi dengan 25.548 program studi, termasuk dalam data tersebut, Unpab.
Pertambahan jumlah perguruan tinggi yang semakin melesat berdampak pada eksistensi perguruan tinggi.








