MEDAN | kliksumut.com – Fisik atlet memiliki memiliki peranan penting dalam latihan dan kompetisi. Begitu juga dengan pelatih fisik sangat dibutuhkan semua cabang olahraga. Dalam hal ini, KONI Sumut memiliki program jangka panjang berkaitan pelatih fisik sebagai persiapan menuju PON XXI/2024 Sumut-Aceh dengan misi para atlet dapat menuai prestasi
Hal ini dikatakan Ketua Umum KONI Sumut John Ismadi Lubis didampingi Chairul Azmi, Prof Agung Sunarno, Sakiruddin dan Miesnan saat menerima audensi pengurus Persatuan Pelatih Fisik Indonesia (PPFI) Pusat dan Sumut di sekretariat KONI Sumut Jalan Willem Iskandar Medan, Jumat (19/3/2021).
“Latihan fisik juga dibutuhkan para atlet apalagi sudah ada organisasinya. Namun, apakah semua pelatih fisik dapat menguasai semua fisik cabang olahraga. Tentu beda melatih fisik pemain sepakbola, pencak silat, karate bahkan catur juga perlu pelatihan fisik yang selama ini diabaikan orang”, tutur Jhon
Baca juga: Kuota Nonstop Kini Lebih Besar Hingga 43 GB, Internetan Makin Nonstop dengan Extra Kuota Gratis
Jhon menambahkan kenapa catur perlu platihan fisik karena kalau pemain catur fisiknya rendah maka pertandingan pertama bagus, pertandingan kedua pemain mengantuk dan pertandingan ketiga membuat pemain tidur. Satu hari pertandingan catur bisa tiga game. Semuanya membutuhkan teknik latihan yang tentunya tidak semua sama setiap atlet dalam cabor masing-masing.
Sambung Jhon hal inilah harus kita ketahui pelatih fisik masing-masing Cabor. Misalnya dalam sepakbola ada pelatih fisik seperti Nimrot.
“Pernah beli buku dari Australia berjudul pola latihan fisik untuk diterapkan para atlet. Mudah-mudahan dengan adanya organisasi PPFI jadi bertanggung jawab. Sebaliknya jangan sampai dengan ada organisasi ini semakin turun prestasi di Indonesia. Adanya PPFI ini harus ada yang mengawalnya sehingga tercapai prestasi yang maksimal. Sehingga ke depannya bermanfaat bagi masyarakat “, papar Jhon.








