Apa Kata Warga Medan Tentang Mobil Listrik?

Apa Kata Warga Medan Tentang Mobil Listrik?
Warga melihat kendaran listrik (Ist)

“Bayangkan, peraturan baru Uni Eropa telah melarang pabrikan otomotif memproduksi mobil yang melebihi batas emisi, dan mendorong mereka untuk membuat lebih banyak kendaraan elektrifikasi. Pabrikan seperti Volkswagen hingga Nissan pun mulai meninggalkan model bermesin diesel dan memproduksi mobil-mobil baru dengan teknologi listrik,” sebutnya lagi.

Zainuddin yang biasa bekerja menggunakan mobil berbahan fosil ini, menjelaskan bahwa perkembangan mobil berteknologi elektrifikasi ke depan bakal mengurangi penjualan kendaraan dengan mesin bahan bakar bensin.

“Sudah pasti, kendaraan berbahan bakar bensin akan ditinggalkan dan digeserlah dengan kendaraan listrik. Kalau saya pasti setujulah, kalau secepatnya mobil listrik di jual secara massal,” ungkapnya kepada kliksumut.com.

Baca juga: Wow! Hyundai dan Toyota Pusatkan Produksi Mobil Listrik di Indonesia

Sementara itu juga, salah seorang karyawan swasta bernama Yasir yang bekerja menggunakan sepeda motor mengatakan bila memang benar kendaran listrik akan ada di Indonesia khususnya di Kota Medan ini. Maka secara cepat dirinya akan beralih ke kendaran tersebut, sebab secara informasi bahwa kendaraan listrik akan memberikan penghematan dan tidak menggangu polusi.

“Kalau hemat dan tidak merusak polusi, kenapa kita tidak beralih ke kendaran listrik. Pasti pendapatan kita tidak akan berkurang, ya.. tentunya saya ambillah kendaran listrik ini,” harapnya.

Yasir juga mengatakan kalau bisa juga Indonesia bisalah memproduksi kendaran listrik ini, sebab saatnya juga Indonesia bisa ikut berbisnis di dunia otomotif biar tidak ketinggalan dengan negara – negara berkembang atau negara maju.

Bacaan Lainnya

Pos terkait