Acaman Peretasan dan Kebocoran Data, Dinas Kominfo Sumut Gelar Bimtek Keamanan Siber

Acaman Peretasan dan Kebocoran Data, Dinas Kominfo Sumut Gelar Bimtek Keamanan Siber
Kepala Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi, Dedi Irawan yang dalam hal ini mewakilkan Plt. Kepala Dinas Kominfo Provinsi Sumut, Ilyas Sitorus membuka Bimbingan Teknis Keamanan Siber yang diselenggarakan di Hotel Four Points, Jalan Gatot Subroto, Medan, Kamis (27/10/2022).

MEDAN | kliksumut.com – Ancaman peretasan terus meningkat, seiring dengan peningkatan jumlah pengguna internet maupun gawai. Hingga April 2022, jumlah kasus serangan siber yang notabene menyasar data dan informasi di Indonesia mencapai 100 juta kasus.

Kebocoran data merupakan kondisi dimana data seseorang diakses tanpa izin. Data tersebut bisa berisi data personal maupun data suatu lembaga atau instansi. Kebocoran data bisa terjadi akibat pengelabuan (phising), menggunakan software ilegal dan lain sebagainya.

BACA JUGA: Peralihan Televisi Analog ke Digital, Dinas Kominfo Sumut Yakinkan Masyarakat tentang Kualitas Siaran

Maka, untuk meningkatkan pemahaman keamanan informasi dan mencegah kebocoran data, Dinas Komunikasi dan Informatika Sumatera Utara menggelar bimbingan teknis keamanan siber. Bimtek tersebut diikuti pengelola teknologi informasi Organisasi Perangkat Daerah Pemerintah Provinsi Sumut dan Dinas Kominfo se-Sumut.

“Kebocoran data dan informasi merupakan risiko berbahaya bagi pribadi masyarakat maupun instansi pemerintah, untuk itu, diperlukan pemahaman pentingnya keamanan siber, ” kata Plt Kepala Dinas Kominfo Sumut Ilyas Sitorus dalam sambutannya yang dibacakan Kepala Bidang TIK Dedi Irawan pada pembukaan Bimtek Keamanan Siber di Hotel Four Points Jalan Gatot Subroto, Medan, Kamis (27/10/2022).

Bimtek dilaksanakan dalam rangka misi Computer Security Incident Response Team Provinsi Sumatera Utara (Sumutprov-CSIRT) dalam melakukan mitigasi untuk mencegah terjadinya insiden keamanan siber. “Diharapkan seluruh pemangku kepentingan di Sumut dapat berkontribusi dalam peningkatan kemananan siber, ” kata Ilyas.

Pos terkait