4 Sindikat Curanmor Modus Kenalan di Medsos Ditangkap Polisi, 3 Ditembak 1 Wanita Hamil

Setelah positif Amirullah bersedia bertemu, Bancetpun mengatur strategi dengan mengajak dua temannya, Aidil Fitriadi alias Idil dan Arianto alias Rian untuk membuntuti Wati.

“Tersangka Suryawati alias Winda kemudian mengajak saksi korban Amirullah Abbas bertemu, sedangkan tersangka Subuh Hadi Pramono alias Dedi Bancet, Aidil Fitriali alias Idil dan Arianto alias Rian menunggu di pinggir jalan Kota Tebing Tinggi dengan tujuan mengikuti Wati dan korban,” papar AKBP Ikhwan.

Dengan berbonceng tiga mengendarai sepedamotor milik Rian mereka terus membuntuti Wati dan Amirullah hingga tiba di Desa Pematang Panjang, Kecamatan Air Putih, Batu Bara, karena takut buruannya kabur, sepmor korbanpun dihentikan.

Baca juga : Kapolres Batu Bara Temu Ramah Dengan Insan Pers

Baca juga : Bupati Zahir Bersama Kapolres Batu Bara Kukuhkan Relawan KSJ Batu Bara

Bacaan Lainnya

“Sampai di TKP, tersangka Rian menghentikan motor korban dengan cara menyalipnya,” jelas Ikhwan Lubis.

Selanjutnya Subuh pun turun dari motor dan langsung menghardik Amirullah.

”Enak-enak aja kau bawa binik ku. Kami udah lapor ke polisi, di rumah sudah ramai orang membicarakan kalian” bentak Dedi kepada Amirullah.

“ Sumpah Aku gak taulah bang, dia ngakunya janda sama ku,” jawab Amirullah polos.

“Ayo kau ikut ke rumah ku,” desak Dedi, sembari duduk di boncengan motor Amirullah diapit Idil.

Sementara, Wati dibonceng Rian dan selanjutnya Amirullah diperintahkan agar menuju ke arah Laut Tador. Tiba di SPBU Desa Sukaraja, para pelaku dan korban sempat mengisi bensin.

Selanjutnya, Dedi mengambil alih kemudi sepeda motor Amirullah yang kemudian duduk di tengah diapit Idil di belakang. Sesampainya di Jalan Desa Laut Tador sekira pukul 23.00 Wib, Dedi kemudian menghentikan motor dan menyuruh Amirullah turun.

“Mana KTP mu? Periksa ini!” kata Dedi sembari menyurul Idil merogoh saku celana Amirullah.

Selanjutnya, Idil mengeluarkan sebilah pisau dari kantong celananya dan mengancam Amirullah agar tidak melawan.

“Diam kau kalau mau selamat!” ancam Idil kepada Amirullah.

Dalam kondisi takut, Amirullah pun pasrah digeledah dan barang-barang berharga seperti HP dan uang diambil para pelaku

Selanjutnya Dedi membawa motor milik Amirullah kembali ke arah Tebing Tinggi diikuti Arianto dan Wati–dengan 2 unit HP Nokia yang tersimpan di dalam bagasi.

“Korban ditinggalkan di areal perkebunan sawit Laut Tador,” jelas Ikhwan.

Keesokan harinya, Amirullah melaporkan peristiwa itu ke Polres Batubara. Berdasarkan laporan tersebut, polisi melakukan penyelidikan dan berhasil meringkus keempatnya dari lokasi berbeda.

Saat melakukan pengembangan tiga tersangka pria terpaksa dilakukan tindakan terukur dihadiahi timah panas pada kaki pelaku, karena mencoba melawan polisi.

Suryawati mengaku sudah 9 tahun menjalin hubungan dengan Dedi Bancet. “Sekarang aku lagi hamil 2 bulan,” aku Wati alias Winda

Tersangka dijerat Pasal 365 Ayat (2) ke 1e dan 2e. Ancaman hukumannya maksimal pidana penjara 12 tahun,” tutup Ikhwan. (PPlk)

Pos terkait