MEDAN | kliksumut.com – Ketika berbicara tentang investasi saham di pasar modal, tentu sudah tidak asing lagi dengan istilah indeks saham.
Kepala Bursa Efek Indonesia Wilayah Sumatera Utara, Pintor Nasution mengatakan, bagi investor pemula mungkin sebagian bertanya-tanya, apa itu indeks saham dan kegunaannya.
BACA JUGA: Tren Kinerja Saham BBCA Solid di Tengah Pemulihan Ekonomi Nasional
“Salah satu indeks saham yang cukup dikenal kalangan investor di Bursa Efek Indonesia (BEI) adalah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG),” kata Pintor, Sabtu (22/10/2022).
Pintor menyebutkan IHSG merupakan ukuran statistik yang menghitung pergerakan harga atas seluruh saham yang tercatat dan diperjualbelikan di BEI.
Artinya, jika level IHSG turun dari posisi sebelumnya, berarti rata-rata harga saham di BEI mengalami penurunan.
Sebaliknya, jika IHSG mengalami kenaikan, berarti rata-rata harga saham juga mengalami kenaikan. Karena itu, IHSG sering dijadikan acuan dalam menilai apakah pasar saham domestik berada pada kondisi yang baik atau buruk .
Dijelaskannya, indeks saham dapat digunakan untuk mengukur kinerja pasar modal dan produk investasi.
Terdapat sejumlah manfaat bagi investor ketika mengamati pergerakan harga saham, salah satunya ialah untuk mengetahui gambaran pergerakan harga saham secara keseluruhan sebagai acuan kinerja portofolio saham yang dimiliki.








