Tokoh Pemuda Minta Polisi Tangkap Otak Pelaku Bentroknya Massa di Mella II, CCTV RSUD Pandan Beredar!!

Tokoh Pemuda Minta Polisi Tangkap Otak Pelaku Bentroknya Massa di Mella II, CCTV RSUD Pandan Beredar!!
Tokoh pemuda Kabupaten Tapanuli Tengah angkat bicara soal bentroknya dua kubu antara pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati di Tapteng. (kliksumut.com/Benny)

REPORTER: Benny
EDITOR: Wali

KLIKSUMUT.COM | TAPTENG – Tokoh pemuda Kabupaten Tapanuli Tengah angkat bicara soal bentroknya dua kubu antara pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Masinton Pasaribu – Mahmud Efendi Lubis nomor urut 2 dengan Paslon Kiyedi Pasaribu – Darwin Sitompul nomor urut 1.

Atas aksi itu sejumlah masyarakat dari kedua pasangan calon itu tentu ada yang menjadi korban secara fisik dan materi, bukan itu saja mobil kedua Paslon juga mungkin mengalami kerusakan akibat lemparan batu. Lalu siapa yang mau disalahkan ?

Dalam konferensi Pers yang digelar para tokoh Pemuda Tapanuli Tengah hadir dari sejumlah pengurus organisasi yakni, KNPI Tapteng, Pemuda Pancasila Tapteng, GAMKI, HMI Sibolga-Tapteng, BKPRMI dan Cipayung, Rabu (20/11/2024) malam.

BACA JUGA: Kapolres Tapteng Sebut Bentrok Massa di Mela II Tidak Ada Kaitan Pilkada

Dalam sambutan ketua HMI Kabupaten Tapanuli Tengah, Rahmat Hidayat Panggabean mengatakan, menanggapi soal respon terhadap situasi kondisi politik yang berkembang. Di mana tadi juga pihak dari Kepolisian telah menyatakan bahwasannya disebut tidak berkaitan dengan politik.

Dikatakan Rahmat, bahwasannya yang terjadi semalam adalah situasi yang sangat mengkhawatirkan bagi semua masyarakat Tapanuli Tengah, karena telah terjadi dengan banyak keributan, kericuhan antara tim dari kedua Paslon.

“Saya rasa pernyataan dari Kapolres yang telah diterbitkan mengatakan bahwa tidak ada kaitannya dengan pilkada?. Sangat disayangkan kejadian ini sangat jelas berkaitan dengan pilkada. Kami dari HMI tentunya meminta kepada pihak kepolisian atau Kapolres Tapteng segera menangkap pelaku yang mengakibatkan kerusuhan di Tapanuli Tengah ini terjadi,” tegasnya.

Sementara Raju Hutagalung sekretaris KNPI Kabupaten Tapanuli Tengah juga mengutarakan, setelah melihat dinamika Pilkada di Tapanuli Tengah yang memang sampai hari ini terjadi kericuhan Dan gontok-gontokan di tengah-tengah masyarakat.

“Kita dari pemuda khususnya kawan-kawan dari beberapa Elemen kepemudaan menyampaikan rasa prihatin Kepada kampung halaman kita ini. Yg selama ini tidak pernah terjadi kericuhan, yang kita lihat memang polarisasinya sangat jelas jauh yang kita harapkan dari demokrasi yang berwibawa dan bersih,” urainya.

BACA JUGA: KPU Tapteng Dinilai ‘Masuk Angin’ ini sebabnya?

“Tadi kita sudah lihat CCTV rumah sakit yang dikeluarkan dan kita menyayangkan sikap-sikap yang memang hari ini mau mengacaukan jalannya demokrasi di Tapanuli Tengah Hari ini. Sikap kita tegas Tapteng ini adalah milik bersama Tapteng ini adalah pintu peradaban di Nusantara. Artinya tidak ada polarisasi
apalagi yang memanjakan isu agama,” sambung sekretaris KNPI Tapteng.

Pemuda KNPI Tapanuli Tengah menghimbau dan melihat bahwa terjadi hal-hal yang sangat menyakitkan perasaan masyarakat. “Kita mau kritik hari ini tentang Hak-hak demokrasi masyarakat tentang dibatalkannya debat untuk mendengarkan siapa calon pemimpin mereka. Negara tidak boleh kalah dengan kepentingan-kepentingan segelintir orang, hari ini negara tidak boleh kalah dengan sikap-sikap Premanisme yang ada di Tapteng,” tegasnya.

Tokoh pemuda juga meminta kepada KPU Tapanuli Tengah, mengingat tidak sampai satu minggu lagi akan melakukan pesta demokrasi. “Kita meminta kepada KPU Berlakulah menjadi wasit yang adil untuk menjalankan suksesnya demokrasi ini. Kita minta juga kepada Bawaslu benar-benar lihat apa yg terjadi di Tapanuli Tengah ini,” timpalnya.(KSC)

Pos terkait