KLIKSUMUT.COM | BINJAI – Kegiatan tausyiah Bulan Suci Ramadan 1447 H/2026 M yang digelar Dewan Pengurus Korpri Kota Binjai berlangsung khidmat dan penuh antusiasme di Pendopo Umar Baki, Jalan Veteran No.9, Tangsi, Kecamatan Binjai Kota, Kota Binjai, Sumatera Utara, Jumat (6/3/2026).
Puluhan aparatur sipil negara (ASN) bersama jajaran Pemerintah Kota Binjai hadir mengikuti kegiatan keagamaan tersebut. Selain mendengarkan ceramah agama, para peserta juga menyalurkan infaq yang nantinya akan disalurkan kepada masyarakat kurang mampu.
Ketua Dewan Pengurus Korpri Kota Binjai, Drs. Eka Edi Saputra, MM., menyampaikan bahwa infaq yang dikumpulkan setiap pekan selama Ramadan akan diakumulasikan dan disalurkan pada minggu ketiga bulan suci tersebut.
“Alhamdulillah, infaq yang terkumpul minggu lalu cukup banyak. Semoga semakin banyak masyarakat yang terbantu dari kegiatan ini,” ujarnya.
Mewakili Wali Kota Binjai, Sekretaris Daerah Kota Binjai Chairin F. Simanjuntak, S.Sos., MM., mengapresiasi semangat para anggota Korpri yang aktif mengikuti kegiatan tausyiah selama Ramadan. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya memperkuat keimanan, tetapi juga membangun karakter aparatur yang berintegritas.
Ia menegaskan bahwa Ramadan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan momentum untuk memperbaiki diri, meningkatkan kualitas ibadah, serta memperkuat nilai-nilai moral dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat.
BACA JUGA: Kapolda Kepri Gelar Safari Ramadan dan Buka Puasa Bersama Masyarakat Galang
“Melalui tausyiah ini, kita dapat mengambil hikmah dari para penceramah untuk memperkuat akhlak mulia serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT,” tuturnya.
Dalam ceramahnya, Ustadzah Dr. Nur Aisah Simamora, LC., MA., menyampaikan bahwa Ramadan merupakan momentum penting untuk membersihkan diri lahir dan batin. Ia mengutip Surah Al-Baqarah ayat 222 yang menegaskan bahwa Allah mencintai orang-orang yang bertaubat dan mensucikan diri.
Ustadzah Nur Aisah juga mengisahkan teladan sahabat Nabi, Bilal bin Rabah, yang dikenal memiliki keutamaan karena selalu berwudhu setiap kali batal dan melaksanakan salat dua rakaat setelahnya, sebagaimana diriwayatkan dalam hadis HR. Tirmidzi.
Selain itu, ia mengingatkan pentingnya menjaga keharmonisan hubungan suami istri selama bulan Ramadan, karena keluarga yang harmonis akan melahirkan pribadi yang lebih tenang dalam beribadah dan menjalankan kehidupan sehari-hari.
Kegiatan tausyiah tersebut turut dihadiri Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Binjai Ny. Fipia Chairin F. Simanjuntak, para staf ahli, pimpinan OPD, unsur Forkopimda, camat dan lurah se-Kota Binjai, tokoh agama, pengurus Korpri, serta tamu undangan lainnya.
Suasana penuh kebersamaan dan doa menjadikan kegiatan ini bukan sekadar rutinitas Ramadan, tetapi juga sarana mempererat hubungan spiritual dan sosial antaraparatur pemerintah serta masyarakat.
BACA JUGA: Safari Ramadan Pemkab Asahan, Wabup Rianto Sambangi Warga Sei Renggas
Melalui tausyiah yang rutin digelar setiap Jumat selama Ramadan, Korpri Kota Binjai tidak hanya memperkuat pembinaan mental dan spiritual ASN, tetapi juga menumbuhkan kepedulian sosial melalui program infaq yang disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Semangat kebersamaan ini diharapkan menjadi teladan bahwa Ramadan adalah momentum untuk memperbaiki diri sekaligus berbagi keberkahan kepada sesama. (KSC)
REPORTER: Dody Ariandi








