Sambut HUT RI ke 80, Pemkab Asahan Perkuat Budaya Gotong Royong dan Peduli Lingkungan

Sambut HUT RI ke 80, Pemkab Asahan Perkuat Budaya Gotong Royong dan Peduli Lingkungan
Pemkab Asahan perkuat budaya gotong royong dan peduli lingkungan. (kliksumut.com/ist)

REPORTER: Dinda Meyla Sari

KLIKSUMUT.COM | ASAHAN – Dalam upaya mendukung terwujudnya lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan sebagai bagian dari pembangunan daerah, Pemkab Asahan terus menggencarkan program-program strategis berbasis partisipasi masyarakat.

Salah satunya melalui kegiatan revitalisasi pasar tradisional dan penguatan nilai-nilai sosial budaya, selaras dengan visi Pemkab Asahan Sejahtera yang Religius dan Berkarakter serta misi meningkatkan kualitas lingkungan hidup dan kesejahteraan rakyat.

Sebagai bagian dari rangkaian menyambut Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Kabupaten Asahan menggelar kegiatan gotong royong massal di sejumlah titik strategis, seperti Pasar Bakti, Pasar Inpres, dan Pasar Kartini Kisaran.

Bacaan Lainnya

BACA JUGA: Pemkab Asahan Bersinergi dengan Mitra Strategis untuk Demokrasi, Perlindungan Konsumen dan Informasi Publik

Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk membersihkan lingkungan pasar, tetapi juga menjadi simbol solidaritas sosial dan kepedulian masyarakat terhadap ruang publik.

Wakil Bupati Asahan, Rianto yang hadir mewakili Bupati Asahan, H. Taufik Zainal Abidin menegaskan bahwa gotong royong adalah bagian dari kepribadian bangsa Indonesia yang harus terus dilestarikan.

“Gotong royong adalah bagian dari identitas bangsa Indonesia. Ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab kita semua sebagai warga. Dengan menjaga kebersihan dan kenyamanan pasar, kita turut mendukung sektor UMKM serta menciptakan lingkungan yang sehat dan produktif,” ujar Wakil Bupati.

Wabup juga menjelaskan bahwa pasar tradisional memiliki posisi strategis dalam mendukung perputaran ekonomi lokal. Oleh karena itu, menciptakan pasar yang bersih dan tertata menjadi bagian penting dalam program pembangunan ekonomi kerakyatan di Kabupaten Asahan.

BACA JUGA: Gerakan Pangan Murah Jadi Strategi Pemkab Asahan Stabilkan Harga dan Lindungi Warga

“Pasar yang bersih dan nyaman akan meningkatkan kepercayaan pembeli, memperkuat daya saing pedagang, dan secara langsung berkontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Lebih jauh, kegiatan gotong royong ini juga bertujuan mempererat hubungan antara warga dan memperkuat nilai-nilai kebersamaan.

Kegiatan ini menjadi ruang interaksi sosial yang memperkuat rasa memiliki terhadap lingkungan, serta melestarikan budaya gotong royong sebagai warisan luhur bangsa. (KSC)

Pos terkait