Ratusan Siswa SMKN 3 Sibolga Gelar Unjuk Rasa, Tuntut Fasilitas Sekolah yang Layak

Ratusan Siswa SMKN 3 Sibolga Gelar Unjuk Rasa, Tuntut Fasilitas Sekolah yang Layak
SISWA UNJUK RASA: Ratusan siswa dari Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 3 Sibolga menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung sekolah di Kelurahan Sibuluan Raya, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Senin (6/10/2025) pagi. (FOTO: Benny Setiawan)

KLIKSUMUT.COM | TAPANULI TENGAH – Ratusan siswa dari Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 3 Sibolga menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung sekolah di Kelurahan Sibuluan Raya, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara (Sumut) Senin (6/10/2025) pagi.

Aksi protes dikakukan sejak pukul 08.00 WIB itu berlangsung ricuh. Para siswa membakar ban bekas dan memblokir akses jalan di depan sekolah. Mereka menyuarakan kekecewaan terhadap kondisi sekolah yang dinilai jauh dari kata layak, serta minimnya fasilitas penunjang kegiatan belajar mengajar.

BACA JUGA: Nanda Ramli Dukung Sekolah Rakyat SD dan SMA di Medan Mulai 22 September 2025: “Jangan Tunggu, Jemput Bola!”

Sekolah Rusak dan Fasilitas Minim
Dalam orasinya, para siswa menuntut Kepala Sekolah, Syarifuddin Siregar, untuk segera memperbaiki berbagai fasilitas sekolah yang rusak. Mereka mengeluhkan kondisi atap sekolah yang banyak berlubang, ruang praktik yang tidak layak, serta kurangnya peralatan penunjang praktik kejuruan.

“Banyak asbes di sekolah sudah bolong. Ruang praktik sempit, alat-alat rusak atau bahkan tidak ada. Kami kesulitan belajar,” ujar salah satu siswa yang ikut dalam aksi.

Situasi sempat memanas ketika sejumlah siswa melempar batu ke arah gedung sekolah, menyebabkan beberapa kaca jendela pecah. Namun, pihak kepolisian dari Polres Tapanuli Tengah (Tapteng) segera turun tangan untuk meredam situasi dan mencegah aksi meluas.

BACA JUGA: Pemprov Sumut Dukung Penuh Program Sekolah Rakyat: Pendidikan Gratis Berkualitas untuk Putus Rantai Kemiskinan

Kepala Sekolah Belum Beri Keterangan
Hingga berita ini diturunkan, Kepala Sekolah SMKN 3 Sibolga, Syarifuddin Siregar, belum memberikan keterangan resmi. Meski diketahui berada di dalam ruangannya saat aksi berlangsung, upaya konfirmasi oleh awak media belum membuahkan hasil.

Bacaan Lainnya

Aksi ini menjadi sorotan masyarakat sekitar dan memicu perhatian publik terhadap kondisi sekolah kejuruan di daerah tersebut. Para siswa berharap ada perhatian serius dari pihak sekolah maupun Dinas Pendidikan (Disdik) Sumut agar mereka bisa belajar dengan nyaman dan optimal. (KSC)



REPORTER: Benny Setiawan

Pos terkait