
AEKKANOPAN | kliksumut.com – Kini kondisi di sejumlah Kabupaten Labuhanbatu Utara dilanda banjir, Jumat (24/7/2020), Akibatnya ratusan rumah terendam air. Bahkan air juga membuat terhambatnya arus Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) tepatnya di Bandar Durian, Kecamatan Aeknatas, Labura.
Bahkan seorang anggota DPRD Labura H Ari Susilo Palopo Siregar ST yang tidak jauh tempat tinggalnya dari jembatan Bandardurian mengatakan bahwa puncak banjir pada sekitar pukul 5 pagi dinihari.
Baca juga : Bupati Labura Diminta Copot Kadiskominfo Sugeng Sekaitan Pemberitaan Maraknya ‘Tersangka’ KPK dan Poldasu
“Sekitar jam 5 pagi dan di sini saja rumah yang terendam berkisar 180 rumah,” jelasnya saat dilansir dari antara.com.
Arus lalulintas, tambah politisi Partai Golkar itu, saat ini sudah mulai membaik. Personil dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Sosial dan kepolisian juga turun ke lokasi untuk membatu warga.
“Dinas Sosial sudah dibuat dapur umum,” ujar pria bertubuh gempal tersebut melalui sambungan telepon seluler.
Selain itu, imbuhnya lagi, beberapa desa yang wilayahnya dialiri Sungai Aeknatas tersebut mengalami banjir seperti Adian Torop.
“Tapi saya belum tahu berapa jumlah rumah yang terendam atau korban akibat banjir ini,” akunya.
Baca juga : KPUD Bersama Pemkab Labura Gelar Rapat Pilkada Serentak 2020
Bandardurian sudah menjadi langganan banjir. Hampir saban tahun warga kawasan itu merasakan melimpahnya air dari sungai hingga masuk ke kediaman mereka. Terlebih jika hujan terjadi di bagian hulu sungai tersebut.





