Terakhir, dirinya juga mengimbau agar seluruh unsur bidang kesehatan di Sergai tetap giat mensosialisasikan pentingnya imunisasi.
“Kita berharap, lewat semua upaya ini, harapan masyarakat Sergai sehat dan religius bisa terwujud,” tandasnya.
Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Sergai Selamat Hartono, SKM, MKM, dalam laporannya mengungkapkan kalau inovasi JIP Plus ini didasari dari tingginya angka kematian ibu dan bayi. Lewat program ini, dia juga berharap layanan kesehatan puskesmas bisa difungsikan lebih maksimal lagi.
“Mekanisme JIP Plus ini adalah, tenaga kesehatan dari puskesmas setempat akan menjemput ibu yang akan melahirkan. Setelah proses persalinan usai, kami juga akan mengantarkan yang bersangkutan pulang ke rumah. Sedangkan aspek “plus” dalam program ini adalah, layanan kependudukan berupa pengurusan kartu keluarga kepada keluarga yang baru dibantu persalinannya. Untuk hal ini, kami sudah berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil,” papar Kadis Kesehatan.
BACA JUGA: Pemkab Sergai Punya Komitmen Tinggi Turunkan Angka Stunting
Tidak hanya terhadap ibu melahirkan, Selamat Hartono juga menginformasikan kalau setiap hari Kamis pihaknya rutin melaksanakan pemberian vitamin kepada para anak sebagai langkah untuk menurunkan angka stunting.
“Sesuai arahan Pak Bupati dan Wabup, kami dari Dinas Kesehatan akan memberikan komitmen maksimal dalam aspek pelayanan kesehatan publik,” tutupnya.
Peluncuran program JIP Plus ini juga dihadiri oleh Ketua TP PKK Sergai Ny. Hj. Rosmaida Saragih Darma Wijaya, Ketua GOPTKI Sergai Ny. Aini Zetara Adlin Tambunan, Ketua DWP Sergai Ny. Uke Retno Faisal Hasrimy, para Asisten, Kepala OPD, Kepala BPJS Kesehatan Sergai, Camat Tanjung Beringin Elmiati, S.AP, Kapolsek Tanjung Beringin AKP Tobat Sihombing, para Kepala Puskesmas serta masyarakat sekitar. (Budi Lubis)








