REPORTER: Herman Harahap
KLIKSUMUT.COM | KARO – Maraknya penyakit masyarakat (pekat) seperti judi dan peredaran narkoba di wilayah Kabupaten Karo memicu reaksi keras dari Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) Kabupaten Karo. Pada Senin (2/6/2025), Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Pospera Karo menggelar aksi damai di depan Mapolres Tanah Karo, Jalan Veteran, menuntut tindakan tegas dari aparat penegak hukum.
Dalam orasinya, massa aksi menyoroti lemahnya penindakan terhadap praktik judi dan peredaran narkoba yang dinilai semakin meresahkan masyarakat. DPC Pospera menuding Polres Tanah Karo gagal menjalankan fungsinya secara maksimal dalam memberantas pekat di wilayah hukum mereka.
BACA JUGA: Jumat Curhat, Kapolres Karo Dialog Terbuka Dengan Masyarakat di Mesjid Chang Ho Berastagi
Tuntut Evaluasi dan Penertiban hingga ke Tingkat Desa
Dalam tuntutannya, DPC Pospera Kabupaten Karo mendesak agar:
– Brigjen Pol. (Purn.) Antonius Ginting selaku Bupati Karo memberikan himbauan tegas kepada seluruh Kepala Desa di Tanah Karo untuk segera menertibkan praktik perjudian di wilayah masing-masing.
– Kapolda Sumut segera mengevaluasi kinerja Kapolres Tanah Karo, yang dinilai tidak efektif dalam menangani persoalan pekat.
– Polres Tanah Karo segera menindak tegas semua pihak yang terlibat dalam praktik perjudian, baik pelaku maupun pelindungnya.
– DPRD Kabupaten Karo diminta bersurat secara resmi ke Kapolda Sumut guna mendorong percepatan evaluasi terhadap Kapolres Karo.
Respons Polres Tanah Karo: Bentuk Tim dan Siap Terjun Langsung
Aksi damai ini langsung direspons oleh Wakapolres Tanah Karo, Kompol Zulham, SH., MH, yang menemui para peserta aksi dan menyampaikan komitmen kepolisian dalam menanggapi aspirasi masyarakat.
“Kami menerima semua aspirasi dari Pospera. Saya sendiri akan turun langsung ke lapangan, berkoordinasi dengan para Kepala Desa, dan membentuk tim khusus agar wilayah Tanah Karo bersih dari penyakit masyarakat,” ujar Kompol Zulham.
Ia juga menegaskan bahwa langkah konkret akan dilakukan paling lambat pertengahan Juni 2025.
“Saya minta kawan-kawan bersabar, Insyaallah paling lambat pertengahan Juni kita sudah mulai eksekusi di lapangan,” tambahnya.
Lanjutkan Aksi ke DPRD dan Kantor Bupati Karo
Setelah menyampaikan aspirasinya di Mapolres Tanah Karo, massa DPC Pospera Karo melanjutkan aksi damai ke **Kantor DPRD Kabupaten Karo dan Kantor Bupati Karo**. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk tekanan moral dan politik agar semua unsur pemerintahan di Kabupaten Karo bertanggung jawab dan serius dalam memberantas pekat.
BACA JUGA: Wakil Bupati Karo Pimpin Upacara Harkitnas Ke 117, Bangkit Bersama Wujudkan Indonesia Kuat
Karo Harus Bersih dari Pekat: Seruan Masyarakat Menggema
Aksi damai ini mendapat perhatian publik luas, mengingat keresahan masyarakat Tanah Karo terhadap judi dan narkoba telah berlangsung cukup lama. Pospera Karo menegaskan akan terus mengawal proses penindakan ini hingga ada tindakan nyata dari aparat.
Dengan seruan “Karo Bersih dari Pekat, Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu,” aksi ini menjadi pengingat bahwa masyarakat kini tidak tinggal diam terhadap persoalan sosial yang merusak generasi muda dan ketenteraman daerah. (KSC)








