PFI Kepri dan Polda Kepri Gelar Lomba Foto HUT ke-80 Bhayangkara, Total Hadiah Belasan Juta Rupiah

PFI Kepri dan Polda Kepri Gelar Lomba Foto HUT ke-80 Bhayangkara, Total Hadiah Belasan Juta Rupiah
Polda Kepulauan Riau bekerja sama dengan Pewarta Foto Indonesia (PFI) Kepri menggelar Lomba Foto bertema “Polri Untuk Masyarakat.” Kegiatan ini resmi dibuka untuk seluruh masyarakat Kepulauan Riau dengan total hadiah mencapai Rp16 juta yang siap diperebutkan para peserta. (kliksumut.com/ist)

KLIKSUMUT.COM | BATAM – Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Bhayangkara, Polda Kepulauan Riau bekerja sama dengan Pewarta Foto Indonesia (PFI) Kepri menggelar Lomba Foto bertema “Polri Untuk Masyarakat.” Kegiatan ini resmi dibuka untuk seluruh masyarakat Kepulauan Riau dengan total hadiah mencapai Rp16 juta yang siap diperebutkan para peserta.

Ketua PFI Kepri, Tommy Purniawan, mengatakan lomba ini menjadi momentum untuk menampilkan sisi humanis Polri melalui karya fotografi yang kreatif dan inspiratif. Menurutnya, fotografi memiliki kekuatan dalam menyampaikan pesan, merekam fakta, sekaligus membangun kedekatan antara Polri dan masyarakat melalui gambar yang bercerita.

BACA JUGA: Afifi Dianiaya dan Ditusuk di Belian, Polsek Batam Kota Datangi TKP

“Melalui lomba ini, kami ingin mengajak para fotografer, jurnalis, pelajar, mahasiswa, hingga masyarakat umum untuk mengabadikan berbagai aktivitas Polri yang mencerminkan pelayanan, pengabdian, dan kepedulian kepada masyarakat. Ini juga menjadi ruang bagi insan fotografi Kepri untuk menunjukkan karya terbaiknya,” ujar Tommy, Kamis (11/6/2026) malam.

Bacaan Lainnya

Lomba yang masuk dalam rangkaian peringatan HUT Bhayangkara ke-80 tersebut menyediakan hadiah menarik. Juara pertama akan mendapatkan Rp7,5 juta, juara kedua Rp5 juta, dan juara ketiga Rp3,5 juta. Selain hadiah uang tunai, para pemenang juga akan memperoleh plakat penghargaan dari panitia penyelenggara.

Peserta dapat mengirimkan karya foto tunggal yang diambil menggunakan kamera digital Mirorrles atau DSLR dengan kualitas terbaik dan tidak diperbolehkan menggunakan handphone. Foto yang dilombakan harus memiliki resolusi minimal 3.000 piksel pada sisi terpanjang dan merupakan hasil pemotretan dalam kurun waktu satu tahun terakhir yang dibuktikan melalui data EXIF.

BACA JUGA: Kalapas Batam Pimpin Razia Gabungan, APH dan Satopspatnal Sisir Kamar Hunian Warga Binaan

Tommy mengatakan, seluruh karya yang dikirim harus merupakan hasil jepretan asli peserta, dan pengambilan foto dimulai sejak 1 Juli tahun 2025 hingga penutupan pendaftaran. (KSC)

Reporter: Dalil Harahap

Pos terkait