EDITOR: Wali
KLIKSUMUT.COM | MEDAN – Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) menjadi tonggak penting dalam memastikan pelaksanaan Pilkada Serentak 2024 berlangsung jujur, adil, dan bebas dari tindak pidana pemilu. Hal ini sejalan dengan amanat UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, khususnya Pasal 886 ayat 1 yang menggarisbawahi pentingnya sinergi antara Bawaslu, Kepolisian, dan Kejaksaan Agung dalam menangani pelanggaran pemilu.
Dalam Forum Kolaborasi Sentra Gakkumdu bertema “Mewujudkan Pemilihan Kepala Daerah yang Jujur dan Adil se-Wilayah Sumatera” di Hotel Adimulia, Medan, Selasa (9/7/2024), Ketua Bawaslu RI, Rahmad Bagja, menekankan pentingnya kolaborasi antar lembaga. “Kita harus saling berkolaborasi untuk menentukan apakah suatu pelanggaran termasuk tindak pidana atau bukan. Sinergi ini penting agar penegakan hukum pemilu berjalan optimal,” ujarnya.
Fokus pada Pencegahan dan Penindakan
Forum ini tidak hanya membahas langkah penindakan atas tindak pidana pilkada tetapi juga menitikberatkan pada pencegahan pelanggaran. Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Hadi Tjahjanto, yang membuka acara secara resmi, menegaskan pentingnya pengawasan intensif untuk meminimalkan potensi pelanggaran. “Upaya pencegahan dan pengawasan harus terus dilakukan demi memastikan Pilkada Serentak 2024 berjalan lancar dan damai,” kata Hadi.
Dalam diskusi yang dihadiri berbagai pihak dari Kepolisian, Kejaksaan, dan Bawaslu se-wilayah Sumatera, sejumlah strategi antisipasi dibahas untuk memastikan pelanggaran pemilu yang berindikasi tindak pidana dapat dicegah sejak dini. Kolaborasi ini dianggap sebagai kunci untuk menjaga kredibilitas proses demokrasi di Indonesia.
Partisipasi Aktif Peserta
Forum yang diselenggarakan secara hybrid ini berhasil mengumpulkan total 954 peserta, terdiri dari 654 peserta luring dan sekitar 300 peserta daring. Mereka berasal dari berbagai instansi terkait, termasuk Kepolisian, Kejaksaan, dan Bawaslu se-Sumatera.
Dengan skala partisipasi yang besar, forum ini diharapkan mampu menjadi wadah untuk menyamakan persepsi dalam penanganan pelanggaran pemilu serta memperkuat komunikasi lintas instansi.
Ketua Bawaslu RI, Rahmad Bagja, menutup forum dengan optimisme terhadap keberlanjutan kolaborasi antar lembaga. “Semoga kita tetap bisa berkolaborasi dalam seluruh proses penanganan tindak pidana pemilu demi terciptanya pemilihan yang bersih dan berkualitas,” pungkasnya.
Keberadaan Sentra Gakkumdu sebagai garda terdepan dalam penegakan hukum pemilu menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menjaga keadilan dan transparansi pemilu. Dengan dukungan penuh dari semua pihak, Pilkada Serentak 2024 diharapkan menjadi momentum berharga untuk memperkuat demokrasi Indonesia. (KSC)
Perkuat Kolaborasi Sentra Gakkumdu untuk Pilkada Serentak 2024 yang Jujur dan Adil








