
ASAHAN | kliksumut.com – Persatuan Dharma Wanita Kabupaten Asahan masa bakti 2019 – 2024 resmi dikukuhkan. Acara tersebut bersamaan dengan Workshop Organisasi dan pelatihan e reporting oleh Dharma Wanita Persatuan Provinsi Sumatera Utara Bertempat di Aula Rumah Dinas Bupati Asahan Senin (30/11/2020).
Dalam kesempatan tersebut, Ny.Derlina Jhon Hardi Nasution sebagai ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) yang baru saja dikukuhkan mengatakan, DWP kita mempunyai tugas ganda yaitu sebagai ibu rumah tangga dan juga sebagai pendamping suami yang harus menunjang tugas dan karir suami sebagai peran yang tidak bisa diabaikan begitu saja .
“Oleh karena itu mari kita bekerja secara maksimal untuk masyarakat melalui DWP yang kita cintai ini sesuai dengan bidang bidang yang ada di dalam organisasi ini yaitu bidang pendidikan,bidang ekonomi dan bidang sosial budaya dengan bekerja keras dan penuh rasa tanggung jawab,” ucapnya.
Baca juga : Pemkab Asahan Gelar Upacara Peringatan HUT Korpri ke 49
Bimbingan dan arahan dari Plh Pupati Asahan dan sekaligus membuka workshop pelatihan e reporting yang di bacakan oleh kepala dinas P2KBP3A kabupaten Asahan menyampaikan ucapan selamat kepada pengurus yang baru saja dikukuhkan.
DWP kabupaten Asahan merupakan organisasi kemasyarakatan yang menghimpun dan membina istri pegawai aparatur sipil negara (ASN) di harapkan mampu memperkokoh persatuan dan kesatuan, meningkatkan kemampuan dan pengetahuan dalam menjalin kerjasama dengan berbagai pihak,meningkatkan kegiatan sosial sehingga istri ASN dilingkungan kabupaten Asahan memiliki kapasitas dan eksistensinya yang baik ditengah tengah masyarakat.
Baca juga : Akibat Bencana Banjir, Pemkab Asahan Diminta Perhatikan Nasib Petani Gagal Panen
Lebih lanjut beliau menginginkan para istri ASN bisa menjadi ibu yang tangguh di dalam keluarga sebagai pilar pendidikan dengan melahirkan generasi generasi bangsa yang kuat dan cerdas,mampu memberikan bimbingan dan edukasi kepada keluarga dan masyarakat di sekitar kita terlebih lebih di tengah pandemi covid 19 yang cukup berdampak bagi setiap keluarga dan masyarakat. (Handra)








