Pasca Kebakaran Pasar Bertingkat, Pedagang Berjibaku Dengan Panas dan Hujan

Pasca Kebakaran Pasar Bertingkat, Pedagang Berjibaku Dengan Panas dan Hujan
Lokasi pasar bertingkat Berastagi disesaki para PKL dengan memakai bahu jalan,sehingga menyulitkan akses jalan ke permukiman masyarakat.

KARO | kliksumut.com – Pasca kebakaran pasar bertingkat atau biasa disebut warga sekitar losd jahe jahe yang menghanguskan ratusan kios dan bale bale pada 17-11- 2020 lalu, masih menyisakan kenangan pahit bagi pedagang. Pasalnya hingga hari ini (15/10/2022) para pedagang terpaksa menggunakan bahu jalan disepanjang Jalan penghasilan, Kelurahan Tambak Lau Mulgap II Berastagi, Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatera Utara.

Ratusan pedagang yang berjejer di sepanjang Jalan Penghasilan terlihat tampak harus bertarung dengan terik matahari dan hujan dengan membentangkan barang dagangan mereka di bahu badan.

Sehingga dengan banyaknya pedagang kaki lima yang berjualan di bahu jalan menuju rumah warga otomatis menyulitkan para warga untuk akses keluar masuk baik yang menggunakan kendaraan roda empat dan dua milik warga sekitar area kebakaran pasar bertingkat tersebut.

Seperti dikatakan salah seorang warga sekitar JK Karo Karo (70) mengatakan kondisi ini sudah sangat memprihatinkan.

“Kita warga setempat menjadi kesulitan untuk melakukan aktifitas,tentunya kita bukan melarang mereka untuk mencari makan silahkan,tapi maunya jangan sampai ke badan jalan tentunya dengan harapan kami Dinas Pasar dan Pemerintah Kabupaten Karo seharusnya jeli melihat keadaan dan keluhan ini,” pungkasnya.

Ditambahkanya, takutnya nanti karena banyaknya para pedagang kaki lima yang berjualan dengan bebasnya memakai bahu jalan menuju ke rumah warga tersenggol ataupun sebaliknya.

“Kan jadi urusan, untuk itu kita berharap pemerintah Kabupaten Karo melalui instansi terkait cepat dan pedulilah sedikit terkait keluhan warga, kita tidak inginkan, jika nanti terjadi musibah lagi mobil pemadam kebakaran akan sulit menyentuh ke titik lokasi permukiman warga karena jalan sempit,” ujarnya.

Sementara itu amatan wartawan (15/10/2022) di lokasi Pasar di sepanjang Jalan Penghasilan Berastagi tampak semraut tidak tertata hal ini terbukti dengan kemacetan yang bisa disebut setiap menitnya dilanda kemacetan yang berkepanjangan akibat kondisi ini luput dari perhatian Dinas Pasar Kabupaten Karo. (Del/Her)

Pos terkait