KLIKSUMUT.COM | MEDAN – Aksi pencurian sepeda motor kembali terjadi di Kota Medan. Kali ini, satu unit motor trail merek CRF dengan nomor polisi B 3431 PNB raib digondol maling di kawasan Jalan STM, tepatnya di Gang Persatuan, Kelurahan Sitirejo II, Kecamatan Medan Amplas, Selasa (28/4/2026).
Peristiwa tersebut terjadi di Kafe Buppala dan terekam kamera pengawas (CCTV). Dalam rekaman, pelaku terlihat santai membawa kabur kendaraan milik korban.
Korban, Patun Nababan (42), diketahui telah melaporkan kejadian tersebut ke Polrestabes Medan dengan nomor laporan STTLP/B/1751/IV/2026/SPKT.
Saksi mata, Adam Muzakkir Husein Sembiring (20), menjelaskan bahwa saat kejadian korban baru saja masuk ke kafe untuk memesan minuman.
“Korban masuk ke kafe sambil memesan minuman,” ujarnya, kemarin.
Tak lama kemudian, para pengunjung mendengar suara sepeda motor yang mencurigakan.
BACA JUGA: Residivis Narkoba di Medan Ditangkap Lagi, Polisi Sita 7,04 Gram Sabu
“Saya, korban dan pengunjung lain langsung keluar kafe. Kami melihat motor korban dibawa kabur orang tidak dikenal. Sempat dikejar, tapi sudah kehilangan jejak pelaku,” tambahnya.
Korban sendiri mengaku aksi pelaku berlangsung sangat cepat, bahkan sebelum pesanannya datang.
“Aksi pelaku terbilang cepat. Belum lagi minuman yang saya pesan datang, motor sudah hilang. Mungkin pelaku sudah mengikuti saya,” ungkapnya.
Warga sekitar bernama Bardan juga membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia bahkan sempat melihat rekaman CCTV yang menunjukkan ciri-ciri pelaku.
“Pelaku memakai topi. Diduga tidak sendiri, karena ada rekannya yang stand by di atas sepeda motor tidak jauh dari lokasi,” jelasnya.
Kasus ini kini dalam penanganan pihak kepolisian. Korban berharap laporannya segera ditindaklanjuti dan pelaku dapat segera ditangkap.
BACA JUGA: Polsek Medan Labuhan Amankan Dua Anggota Geng Motor Bersenjata Tajam di Marelan Raya
Peristiwa ini sekaligus menjadi peringatan bagi masyarakat, khususnya di wilayah Medan Amplas, agar lebih waspada saat memarkirkan kendaraan, terutama di area terbuka tanpa pengawasan.
Masyarakat yang mengetahui ciri-ciri pelaku atau keberadaan kendaraan tersebut diimbau segera melapor ke pihak berwajib guna membantu proses penyelidikan. (KSC)
REPORTER: Bayu





