KLIKSUMUT.COM | BANDUNG – Persib Bandung akan memulai kiprah mereka di Super League 2025-2026 dengan menjamu Semen Padang dalam laga perdana yang penuh ambisi, Sabtu (9/8/2025). Laga ini tak hanya jadi penanda kembalinya kompetisi elite tanah air, tapi juga menjadi sorotan karena ambisi besar Maung Bandung di kancah domestik dan Asia.
Pelatih Bojan Hodak menegaskan bahwa Persib masih membuka peluang untuk menambah dua pemain asing demi memperkuat skuad jelang kompetisi AFC Champions League Two (ACL 2) 2025-2026. Saat ini, Persib baru mengisi 9 dari 11 slot pemain asing yang diperbolehkan oleh I.League.
“Kami masih bisa menambah dua pemain asing baru. Tapi kami tidak ingin terburu-buru,” ujar Hodak dalam sesi jumpa pers pra-pertandingan.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar Persib untuk tampil lebih tajam di kancah Asia. Setelah gagal melaju dari fase grup musim lalu, kini tim kebanggaan Bobotoh itu bertekad menorehkan prestasi lebih baik.
BACA JUGA:Persijap Jepara Siap Tempur 100 Persen Hadapi PSM Makassar di Laga Perdana Super League 2025/2026
Skuad Persib musim ini didominasi pemain asing berkualitas, mayoritas berasal dari Brasil: Julio Cesar, Wiliam Marcilio, Berguinho, Ramon Tanque, dan Uilliam Barros. Mereka juga diperkuat dua pemain Argentina Patricio Matricardi dan Luciano Guaycochea, serta kiper asal Wales Adam Przybek.
Meski demikian, Hodak tetap melakukan evaluasi mendalam demi menjaga keseimbangan tim.
“Kalau kami ingin melakukan sesuatu di Asia, kami harus tahu apa yang belum dimiliki oleh tim ini,” ujar pelatih asal Kroasia itu.
Regulasi baru yang memperbolehkan klub memiliki hingga 11 pemain asing memicu pro-kontra. Namun Hodak melihat sisi positifnya: kompetisi domestik akan naik level dan secara tidak langsung memacu pemain lokal tampil lebih baik.
BACA JUGA: Bobol Gawang Mantan Terindah, Ini Perasaan Harry Kane Usai Lukai Tottenham Hotspur
“Pemain asing akan membuat kualitas liga lebih baik. Pemain lokal yang benar-benar punya kualitas, akan bersinar di tengah persaingan ketat,” jelas Hodak.
Ia juga menambahkan bahwa peningkatan level liga domestik akan berdampak positif bagi Timnas Indonesia. (KSC)








