EDITOR: Fik Sagala
REPORTER: Dodi Ariandi
KLIKSUMUT.COM | BINJAI – Meski HUT RI ke-80 telah berlalu pada Minggu (17/8/2025) kemarin, kemeriahaan hari kemerdekaan masih berlangsung di sejumlah daerah.
Seperti yang terlihat di halaman Warkop Icut, Jl. Kartini, Kelurahan Kartini, Kecamatan Binjai Kota, Binjai, Sumatera Utara (Sumut), Senin (18/8/2025) pagi. Puluhan warga terlibat dalam berbagai lomba, baik secara sekelompok mau pun perorangan.
Salah satu lomba yang menarik perhatian adalah lomba makan mie Bangladesh, makanan olahan dari mie instant dengan racikan bumbu khas yang sedang trend dalam setahun terakhir di Sumut.
Para peserta tidak hanya adu cepat memindahkan mie dari piring ke dalam perut, tetapi juga harus mampu bertahan dengan tingkat kepedasan luar biasa “level dewa”.
BACA JUGA: Ketua TP PKK Aceh Peluk Hangat Siswa SLB Saat Konvoi HUT RI Ke-80
“Semakin tinggi level, makin pedas. Kalau tidak kuat, air mata bisa keluar, kepala berkeringat dan bisa membuat perut seperti dipelintir sesak ke kamar mandi,” ujar salah seorang peserta.
Lomba menarik lain adalah soccer dengan peserta kaum ibu, sukses mengocok perut penonton yang hadir. Betapa tidak, sebagian besar pemain dari kalangan “makhluk terkuat di bumi” dengan bobot “ekstra subur”.
Salah seorang penonton, Zahariah Nasution mengaku sangat terhibur dengan lomba soccer kaum ibu.
“Lihat pemain lari saja sudah lucu. Apalagi kalau nendang bola. Kadang kena, kadang tulang kaki yang saling beradu. Terima kasih buat pihak kelurahan yang mendukung kegiatan. Ini jadi hiburan bagi warga,” sebut Zahariah.
BACA JUGA: Meriahkan HUT RI ke-80, Bupati dan IWOI Asahan Santuni Anak Yatim dan Kaum Duafa
Belum lagi sorak penonton yang kerap mengejek, membuat sejumlah pemain naik darah dan hilang konsentrasi. Suasana itu menciptakan kemeriahan tersendiri.
Sunrise Adventure sebagai panitia penyelenggara, tergolong piawai dalam memilih lomba. Hal ini wajar, karena mereka diperkuat orang-orang yang terbiasa menggelar outbond.
Ketua Panitia, Rahmat mengatakan, tercatat 90 orang ikut serta dalam sejumlah lomba diantaranya lomba lari terompah, makan kerupuk, gelang asmara, tangkap plastik berisi air bagi kaum ibu dan bola bisu untuk anak-anak.
“Beberapa lomba butuh kekompakan tim. Tiap personal wajib bekerjasama dengan anggota lain. Jika tidak, mereka akan kesulitan menyelesaikan tantangan dalam lomba,” papar Rahmat.
Kegiatan tersebut juga membawa berkah bagi sejumlah pedagang di sekitar kegiatan, termasuk bagi Rizal, salah seorang pengelola warung yang ikut andil dalam pembiayaan kegiatan.
“Omset penjualan meningkat drastis dibandingkan hari biasa. Ini berkah untuk mami yang dagang disini. Semoga kegiatan serupa bisa digelar tahun depan,” harap Rizal.
BACA JUGA: Upacara Penurunan Bendera HUT ke-80 RI, Wagub Serahkan Hadiah Desa dan Kelurahan Terbaik
Bhabinkamtibmas Kelurahan Kartini, Aiptu Joko mengatakan, untuk memastikan lomba berlangsung lancar, pihaknya melakukan persiapan matang sepekan sebelumnya.
“Persiapan jelang HUT RI ke-80, sudah kami lakukan bersama pihak penyedia tempat, kelurahan, dan pendukung. Sudah matang dan terkendali,” tegas Joko.
Lurah Kartini, Saferina Rezeki nenyatakan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat menyukseskan kegiatan.
“Berkat kerja keras dan semangat gotong-royong, kegiatan berjalan dengan lancar dan sukses. Terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam kegiatan ini,” tutur Saferina. (KSC)








