KONI Bersyukur, Catur Sumut Kembali Raih Medali PON Setelah 16 Tahun

KONI Bersyukur, Catur Sumut Kembali Raih Medali PON Setelah 16 Tahun
Pecatur beregu Putri DK Jakarta berhasil meraih medali emas pada PON XXI Sumut 2024 untuk Catur Cepat Beregu Putri sedang medali perak berhasil diraih oleh Jawa Barat dan medali perunggu di raih oleh Jawa Timur. PON XXI SUMUT 2024 dilaksanakan di Mikie Holiday Resort & Hotel Berastagi. (14/09/2024). (kliksumut.com/ist)

EDITOR: Wali

KLIKSUMUT.COM | KARO – Sumatera Utara (Sumut) kembali mencetak sejarah di cabang olahraga catur dengan meraih medali pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI 2024, setelah menunggu selama 16 tahun. Dalam gelaran PON kali ini, tim catur Sumut berhasil meraih medali perak di kategori catur cepat nomor beregu putra, sebuah pencapaian yang sangat membanggakan setelah terakhir kali medali emas diraih pada PON di Kalimantan Timur pada tahun 2008.

Manajer Tim Catur Putra-Putri Sumut, Immanuel Marudut Simatupang, mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian ini. “Kita tentu senang ya dapat medali perak di catur cepat nomor beregu putra. Ini berkat doa dan dukungan seluruh masyarakat, terutama bimbingan dari KONI dan pemerintah provinsi Sumut melalui Percasi Sumut,” ungkap Immanuel dalam pernyataannya, Sabtu (14/9/2024).

BACA JUGA: Sumut Jaga Peluang Raih Medali di Catur Standar PON 2024

Immanuel menambahkan bahwa perolehan medali ini menjadi momen spesial setelah puasa prestasi selama 16 tahun. Meski demikian, ia menegaskan bahwa timnya tidak akan terlalu euforia. “Tantangan ke depan masih berat. Kami akan terus berjuang untuk meraih podium di kategori pertandingan tersisa, yaitu catur standar yang akan digelar besok. Doakan kami agar bisa meraih medali,” ujar Immanuel.

Untuk menghadapi pertandingan catur klasik, para atlet catur Sumut akan melakukan persiapan matang dengan berbagai latihan intensif, termasuk mempelajari teknik-teknik dari komputer.

Drs. Muhammad Syahrir, Wasping KONI Sumut untuk Esports, juga menyampaikan rasa syukurnya atas pencapaian medali perak ini. “Ini adalah momentum bagi KONI Sumut dan atlet catur Sumut setelah mengalami puasa medali sejak 2008. Kami melihat ini sebagai langkah awal penting dalam proses regenerasi atlet,” ungkap Syahrir.

Syahrir menekankan pentingnya adaptasi dengan teknologi dalam olahraga catur. “Catur tidak bisa lagi menggunakan cara konvensional. Kami harus beradaptasi dengan teknologi untuk mencapai prestasi lebih tinggi,” jelasnya.

Prestasi ini juga dianggap sebagai momentum untuk melahirkan atlet catur yang handal di tingkat nasional dan internasional. “Karo, sebagai tuan rumah, memiliki sejarah melahirkan tokoh-tokoh catur tersohor. Kami berharap prestasi ini menjadi awal bagi Sumut untuk menghasilkan atlet catur berkelas dunia,” tambah Syahrir.

KONI Sumut akan terus memantau perkembangan atlet catur dan mendukung pembibitan sejak usia dini. “Kami serahkan proses pembibitan kepada Percasi, namun KONI akan memantau dan mendukung proses tersebut,” kata Syahrir.

BACA JUGA: Antusiasme Penonton Saksikan Pertandingan Catur PON XXI 2024 di Lobi Hotel Mikie Holiday

Sebagai bentuk apresiasi, atlet catur Sumut akan menerima bonus atas pencapaian mereka. Meskipun besaran bonus belum diketahui, Syahrir berharap nominalnya lebih besar untuk menambah semangat atlet. “Kami berharap bonusnya lebih besar dari sebelumnya, supaya dapat memotivasi atlet kami. Prestasi ini sangat membanggakan, dan kami berharap medali perak ini bisa menjadi emas di pertandingan selanjutnya,” pungkasnya.

Dengan pencapaian ini, Sumut kembali menunjukkan bahwa mereka memiliki potensi besar di cabang olahraga catur, dan akan terus berjuang untuk meraih prestasi lebih tinggi di masa depan. (KSC)

Pos terkait