Ketua Umum PP Muhammadiyah Resmikan Pembangunan Gedung Muktamar ke-49 di UMSU

Ketua Umum PP Muhammadiyah Resmikan Pembangunan Gedung Muktamar ke-49 di UMSU
Peresmian pembangunan gedung baru untuk Muktamar ke-49 yang berlokasi di Desa Sentis, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, pada Sabtu, 22 Desember 2024. (kliksumut.com/Wali)

EDITOR: Wali

KLIKSUMUT.COM | DELI SERDANG – Muhammadiyah kembali menorehkan sejarah dengan memulai pembangunan gedung baru untuk Muktamar ke-49 yang berlokasi di Desa Sentis, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, pada Sabtu, 22 Desember 2024. Peresmian pembangunan ini dilakukan langsung oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haidar Nashir, dengan simbolis penekanan tombol sirine. Acara ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh nasional dan daerah, menjadikan momentum ini semakin istimewa.

Haidar Nashir mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas dimulainya pembangunan dua gedung kembar di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU). Dalam sambutannya, Haidar menegaskan bahwa Muktamar adalah wujud nyata semangat berkemajuan Muhammadiyah, yang tak hanya membawa nilai tradisi, tetapi juga menampilkan modernitas dalam setiap langkahnya.

BACA JUGA: Fordek FH PTMA dan MHH PP Muhammadiyah Sampaikan Refleksi Tahun 2024 di Indonesia

“Pembangunan ini adalah bukti semangat Muhammadiyah untuk terus maju. Dua gedung kembar ini akan menjadi simbol kebersamaan dan progresivitas yang terus dijaga,” tegas Haidar.

Dua Gedung Kembar dengan Sentuhan Modern

Proyek ini melibatkan pembangunan Auditorium Berkemajuan, yang mampu menampung 6.000 tamu undangan untuk acara utama Muktamar Muhammadiyah, dan Sport Hall Walidah, dengan kapasitas 2.000 tamu untuk kegiatan Muktamar Aisyiyah. Gedung-gedung ini dirancang dengan sentuhan arsitektur modern yang tetap mengusung kearifan lokal Sumatera Utara, menjadikannya representasi harmoni antara tradisi dan kemajuan.

Rektor UMSU, Agussani MAP, menjelaskan bahwa pembangunan kampus terpadu ini berdiri di atas lahan seluas 25 hektare yang diperoleh melalui kerja sama dengan PT KIM dan Awi, pengusaha real estate di Medan. Total dana yang diperlukan untuk pembangunan dua gedung tersebut mencapai lebih dari Rp 400 miliar, dengan dana awal sebesar Rp 60 miliar.

“Proyek ini merupakan hasil kolaborasi dengan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta sebagai pendamping. Kami berharap ini menjadi langkah besar untuk meningkatkan peran UMSU dalam mendukung misi Muhammadiyah,” ujar Agussani.

Atmosfer Muktamar yang Sudah Terasa

Peresmian ini menjadi awal dari persiapan Muktamar ke-49 Muhammadiyah dan Aisyiyah yang akan digelar pada tahun 2026. Ketua PW Muhammadiyah Sumatera Utara, Hasyimsyah Nasution, menyatakan bahwa Sumut siap menyukseskan gelaran akbar ini.

“Medan terakhir kali menjadi tuan rumah Muktamar pada tahun 1939. Setelah 80 tahun, kami kembali dipercaya, dan ini menjadi kehormatan besar bagi Muhammadiyah Sumatera Utara,” ungkap Hasyimsyah.

Ia juga menambahkan bahwa kehadiran gedung baru ini akan menjadi simbol kemajuan dan wujud pengabdian Muhammadiyah bagi masyarakat, sekaligus menjadi fasilitas modern yang mendukung proses keilmuan dan pengabdian kepada Tuhan.

BACA JUGA: Ketua PP Muhammadiyah: Muktamar Muhammadiyah Di Sumut Akan Jadi Sorotan Internasional

Keterlibatan Warga Muhammadiyah

Dalam acara ini, Haidar Nashir mengajak seluruh warga Muhammadiyah untuk berkontribusi dalam pembangunan gedung yang akan menjadi ikon baru Muhammadiyah di Sumatera Utara. Antusiasme warga Muhammadiyah di Sumut terlihat dari dukungan penuh terhadap proyek ini, yang diyakini akan membawa manfaat besar bagi organisasi maupun masyarakat luas.

Dengan desain megah dan sarat nilai filosofis, gedung-gedung ini diharapkan tidak hanya menjadi arena Muktamar, tetapi juga pusat kegiatan yang mendukung visi Muhammadiyah sebagai gerakan Islam berkemajuan. (KSC)

Bacaan Lainnya

Pos terkait