Ketua TP-PKK Sumut Tinjau Vaksinasi untuk Kaum Difabel Secara Prokes

Ketua TP-PKK Sumut Tinjau Vaksinasi untuk Kaum Difabel Secara Prokes
Ketua TP PKK Provinsi Sumut Nawal Lubis meninjau pelaksanaan vaksinasi yang diselenggarakan di Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC), Jalan Adinegoro No.2, Medan, Senin (25/10/2021).

MEDAN | kliksumut.com Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Sumatera Utara (Sumut) Nawal Lubis meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk anak penyandang disabilitas (difabel) di Sekolah Luar Biasa (SLB) Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC) Medan, Jalan Adinegoro Medan, Senin (25/10/2021) dilakukan dengan cara protokol kesehatan (Prokes).

Dari kegiatan vaksinasi ini, diharapkan imunitas kelompok terutama di kalangan anak berkebutuhan khusus beserta keluarga dapat terwujud. “Dengan gencarnya vaksinasi ini, saya berharap kita semua bisa sehat, sehingga imun kelompok bisa muncul. Termasuk para guru (pembina) siswa difabel serta orang tuanya,” ujar Nawal Lubis, usai meninjau lokasi vaksinasi didampingi Ketua YPAC Medan Revita Evitika Lubis.

BACA JUGA: TP PKK Kota Medan Gelar Seminar Pencegahan dan Penyalahgunaan Narkoba Bagi Generasi Muda

Bacaan Lainnya

Pemberian vaksin ini, kata Nawal, bukan yang pertama kali dilakukan. Bahkan di daerah lain juga pernah dikunjungi Ketua TP-KK Sumut. Karena itu, dirinya mengapresiasi kegiatan vaksinasi oleh berbagai kalangan masyarakat, termasuk pihak sekolah seperti SLB YPAC Medan ini.

“Untuk panita kami ucapkan terima kasih, karena telah membantu pemerintah dalam rangka menangani Covid-19, semoga kebaikan ini mendapat balasan yang baik dari Allah SWT,” sebut Nawal.

BACA JUGA: Ketua TP PKK Sumut Dorong Percepatan Vaksin Pelajar Secara Prokes

Sementara Kepala SLB YPAC Medan Suratno menyebutkan bahwa sambutan keluarga difabel sangat luar biasa dan antusias. Hal itu setelah pihaknya menyisir (mendata) pihak kaum difabel dan keluarga yang belum mendapatkan vaksin. Bahkan bagi alumni SLB tersebut juga turut mendapatkan vaksin.

“Diupayakan seluruh kaum difabel kita vaksinasi. Kita targetkan tuntas dulu 500 vaksin, sampai (berlanjut untuk) vaksinasi kedua. Nanti akan dilihat lagi (setelah ini), apakah akan kita tambah lagi jumlahnya, jika mungkin masih banyak yang belum mendapatkan,” jelasnya. (Ika)

Pos terkait