Kasus Dugaan Korupsi Monumen Islam Samudera Pasai dalam Tahap Pemeriksaan dan Sudah Rampung 90 Persen

  • Whatsapp
Kasus Dugaan Korupsi Monumen Islam Samudera Pasai dalam Tahap Pemeriksaan dan Sudah Rampung 90 Persen
Dokumen tahun 2018 (ist)

LHOKSUKON | kliksumut.com Kejaksaan Negeri Aceh Utara (Kejari) telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah tersangka Kasus Korupsi Monumen Islam Samudera Pasai yang terletak di Desa Beuringen Kecamatan Samudera Pase Aceh Utara.

Dalam kasus yang menyebabkan kerugian yang diperkirakan mencapai 20 Miliar tersebut dari total anggaran 49,1 Miliar yang dikerjakan mulai tahun 2012 sampai dengan 2017 lalu.

Kepala Kejaksaan Negeri Aceh Utara Dr Diah Ayu Hartati, S.H., M.Hum Selasa (24/08/2021) mengatakan kelima tersangka dalam pemeriksaan dan satu tersangka berinisial N, tidak bisa hadir pada proses pemeriksaan, dengan alasan sakit di bagian kaki. Sementara 4 tersangka lain masing masing berinisial F, T, M, dan P hadir, di dampingi kuasa Hukum masing masing tersangka.

Dalam proses pemeriksaan Kajari Aceh Utara mengaku tersangka memberikan keterangan yang berbelit belit.

“Bahkan salah satu tersangka berinisial P sampai nangis histeris, hinga menjerit-jerit pada saat di periksa tim Jaksa Penyidik,” sebut Diah.

BACA JUGA: Membantu Masyarakat Di Tengah Pandemi Aceh Utara Gelar Pasar Murah di 9 Kecamatan

Pihak nya juga menyebutkan bahwa dalam kasus Monumen Samudera Pasai tersebut bedasarkan hasil ekspose dengan BPKP bahwa semua unsur melawan hukum tercukupi, bedasarkan Sikap batin pelaku (Mens Rea) seperti yang pernah di sampaikan pihak nya sebelumnya.

“Untuk penahanan terhadap tersangka Insya Allah Pasti, namun tunggu waktunya saja, karena tim Jaksa Penyidik berpendapat tidak dulu dilakukan penahanan, karena ada beberapa hal,” ungkapnya.

Pos terkait