REPORTER: Herman Harahap
KLIKSUMUT.COM | KARO – Perang melawan narkoba terus digaungkan oleh Polres Tanah Karo. Komitmen ini kembali ditegaskan oleh Kepala Satuan Narkoba Polres Tanah Karo, AKP Harjuna Bangun, S.Sos, M.H, yang menyerukan pentingnya menjauhi narkoba demi masa depan pribadi dan keharmonisan keluarga.
Dalam keterangannya kepada wartawan, Sabtu (29/06/2025), AKP Harjuna menyampaikan pesan mendalam mengenai dampak destruktif penyalahgunaan narkoba. “Narkoba adalah jalan pintas menuju kehancuran. Bukan hanya pelaku yang menderita, tetapi juga keluarganya ikut menanggung luka dan kecewa. Tangis orang tua tak terbendung saat melihat anak yang mereka cintai terjerat narkoba,” tegasnya.
BACA JUGA: Bupati Karo Tinjau Lokasi Longsor di Desa Mbetung, Prioritaskan Perbaikan Akses Jalan Antar Desa
Menurutnya, narkoba bukan hanya merusak fisik dan mental penggunanya, tetapi juga menghancurkan masa depan dan merobek harapan orang-orang terdekat.
“Di balik setiap pecandu narkoba, ada harapan yang pupus, ada keluarga yang hancur, dan ada orang tua yang berdoa namun tak berdaya,” ungkapnya menyentuh.
Polres Tanah Karo Gencarkan Edukasi Anti-Narkoba
Sebagai bentuk komitmen dalam pencegahan, Polres Tanah Karo rutin melakukan sosialisasi, edukasi, dan penindakan hukum. Program-program ini menyasar generasi muda sebagai kelompok paling rentan dan paling berpotensi membawa perubahan positif.
“Kami ingin generasi muda menyadari bahwa hidup sehat tanpa narkoba adalah pilihan cerdas. Jangan korbankan masa depan hanya karena pengaruh sesaat. Jangan kecewakan mereka yang mencintaimu,” pesan AKP Harjuna.
BACA JUGA: Bupati Karo Hadiri Perayaan Hari Krida 2025, TNI-Polri Dukung Ketahanan Pangan Nasional
Generasi Muda Jadi Harapan Bangsa
Kasat Narkoba juga menekankan bahwa peran generasi muda sangat krusial dalam memerangi narkoba. Ia mengajak pelajar, mahasiswa, dan seluruh lapisan masyarakat untuk menjadi agen perubahan dengan menolak segala bentuk penyalahgunaan zat terlarang.
“Jangan biarkan mereka yang mencintaimu hancur karena keputusan yang salah. Pilih hidup sehat, bukan hanya untukmu, tapi demi keluarga yang selalu menanti di rumah dengan doa dan harapan,” pungkasnya. (KSC)








