Jalan Desa Tanjung Siporkis–Paya Itik Rusak Parah, Warga Keluhkan Truk Sawit dan Soroti Dugaan PKS Tak Berizin

Jalan Desa Tanjung Siporkis–Paya Itik Rusak Parah, Warga Keluhkan Truk Sawit dan Soroti Dugaan PKS Tak Berizin
Sebuat truk dengan muatan sawit yang di bungkus dengan terpal melinatasi Jalan Desa Tanjung Siporkis–Paya Itik yang membuat rusak parah, Warga Keluhkan Truk Sawit dan Soroti Dugaan PKS Tak Berizin. (kliksumut.com/ist)

KLIKSUMUT.COM | DELI SERDANG – Warga mengeluhkan kondisi Jalan Desa Tanjung Siporkis menuju Desa Paya Itik, Kabupaten Deli Serdang, yang mengalami kerusakan parah. Jalan yang menjadi akses utama masyarakat itu disebut semakin hancur akibat tingginya aktivitas truk pengangkut buah kelapa sawit yang melintas setiap hari.

Kerusakan jalan tersebut dinilai mengganggu aktivitas warga, mulai dari pengguna kendaraan roda dua, mobil pribadi, hingga distribusi hasil pertanian. Saat hujan turun, jalan dipenuhi genangan dan lumpur, sementara pada musim kemarau debu beterbangan sehingga mengganggu kenyamanan masyarakat.

Salah seorang warga bernama Tuti saat melintas, mengatakan setiap hari belasan truk bermuatan puluhan ton buah kelapa sawit melintasi ruas jalan tersebut menuju sebuah tempat penampungan atau pabrik di wilayah perbatasan Desa Paya Itik dan Desa Tanjung Siporkis.

“Setiap hari ada belasan truk membawa buah sawit dengan muatan puluhan ton melintas. Jalan ini jadi cepat rusak karena kendaraan bertonase besar terus lewat,” ujar Tuti kepada KLIKSUMUT.COM, (5/7/2026).

BACA JUGA: 81 Tahun Menanti, Bobby Nasution Tegaskan Komitmen Tuntaskan Pembangunan Jalan Sipiongot

Menurutnya, aktivitas kendaraan berat tersebut sudah berlangsung cukup lama, namun hingga kini belum terlihat adanya perbaikan jalan maupun langkah konkret untuk mengurangi dampak terhadap masyarakat.

Warga Soroti Dugaan PKS Tidak Memiliki Izin Operasional

Selain mempersoalkan kerusakan jalan, warga juga mempertanyakan legalitas operasional pabrik kelapa sawit (PKS) yang berada di kawasan perbatasan Desa Paya Itik dan Desa Tanjung Siporkis.

Warga menduga pabrik tersebut belum memiliki izin operasional yang lengkap. Namun hingga kini, mereka menilai belum ada tindakan tegas dari Pemerintah Kabupaten Deli Serdang terhadap dugaan tersebut.

“Kami berharap pemerintah segera turun ke lapangan untuk memeriksa izin operasional pabrik tersebut. Jika memang tidak memiliki izin, harus ada tindakan sesuai aturan yang berlaku,” kata Tuti.

BACA JUGA: Bobby Nasution Tinjau Jalan Rusak di Galang, Pastikan Perbaikan Segera Dimulai dan Galian C Ilegal Ditutup

Minta Pemkab Deli Serdang Turun Tangan

Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Deli Serdang bersama instansi terkait segera melakukan inspeksi terhadap kondisi jalan maupun aktivitas perusahaan yang diduga menjadi penyebab kerusakan infrastruktur tersebut.

Selain itu, warga meminta pemerintah melakukan evaluasi terhadap kendaraan bertonase besar yang melintas agar tidak melebihi kapasitas jalan desa, sekaligus memastikan seluruh aktivitas industri telah memenuhi ketentuan perizinan yang berlaku.

Warga juga berharap perbaikan jalan segera dilakukan agar aktivitas masyarakat kembali lancar dan aman. (KSC)

Pos terkait