TAPANULI SELATAN | kliksumut.com – Bupati Tapanuli Selatan H. Dolly Putra Parlindungan Pasaribu, S. PT, MM, menghadiri sekaligus melaksanakan Peletakan batu pertama Masjid Al – Wustho Desa Pasarlama Kec. Batang Angkola, jum’at (10 dzulqaidah 1443 H) 10 juni 2022, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) Sumatera Utara.
Peletakan batu pertama masjid Al – Wustho berlokasi di samping kantor Kepala Desa Pasar Lama Kec.Batang Angkola. Rencananya masjid luasnya berukuran 24 x 24 meter dengan badan masjid 18 x 18 meter dengan taksasi dana yang dibutuhkan sebesar Rp 3,5 Milliar, sumber dana dari infak.
BACA JUGA: Mayat di Kebun Karet Sibabangun Warga Tapsel
“Dengan di latar belakangi masjid yang tadinya berukuran 9 x 12 meter yang telah berdiri sejak tahun 1977 (45 tahun lalu) tidak dapat menampung jumlah jama’ah, dikarenakan telah bertambahnya penduduk di Desa Pasar lama, Kami masyarakat Pasar lama juga sangat mendukung program bapak bupati Tapanuli Selatan, sehingga mewujudkan tapsel yang lebih sehat cerdas dan sejahtera,” ujar ketua panitia Herman Nasution.
Tokoh masyarakat HM Saleh, atas nama masyarakat Desa Pasar lama dirinya memohon bantuan atau infaknya, tanpa dukungan dan bantuan kegiatan ini tidak akan terlaksana.
“Terimakasih sebesar besarnya atas kedatangan tamu dan undangan kami, utamanya kepada bapak Bupati Tapsel mohon bimbingan dan arahannya agar tercapai keinginan kami masyarakat Pasar lama ini. Serta Semoga bapak bupati dapat berkenan meletakkan batu pertama masjid Al Wustho desa Pasar lama sehingga dapat berkahnya buat kita,” pinta HM Saleh.
Dalam kesmepatan ini, Bupati Tapsel H. Dolly Pasaribu, menyampaikan bahwa semoga pembangunan masjid terlaksana dan bisa menampung seluruh jamaah.
“Pembangunan masjid, dengan niat ihklas karena Allah SWT, insya Allah akan terlaksana dengan baik serta dimudahkan-Nya, bersatu dan istiqomah, pembangunan akan diijabah Allah,” tutur Bupati.
Bupati juga mengingatkan akan pentingnya bantuan yang diberikan terhadap pembangunan masjid, karena hal itu ibarat penanaman modal untuk akhirat dan hari akhirat pasti akan di jalani.
“Sekecil apapun sumbangan atau infak yang diberikan utamanya dalam pembangunan masjid, hal tersebut akan dicatat oleh Allah,” ujar Bupati tapsel.
BACA JUGA: Pemkab Tapsel Gelar Workshop Analisis Jabatan bagi ASN, Dibuka Oleh Bupati
Pada kegiatan tersebut terkumpul infak Rp. 7.6 jt, ada juga yang menginfakkan beberapa sak semen dan bahan bahan bangunan lainnya. Dilanjutkan dengan Penyantunan anak yatim, piatu sebanyak 22 orang.
Hadir Bupati Tapsel H. Dolly PP Pasaribu, S. PT., MM., Kakan Kemenag Tapsel Drs. H. Ihwan, Kepala Bappeda Tapsel Chairul Rizal Lubis, Kadis Pertanian Ir. Bismarck Maratua Siregar, Kadis Pariwisata Saptar Harahap, Kadis PMD M Yusuf, Camat Batang Angkola Emmi Farida, S. Pd., MM., Kabag Humas Isnut Siregar.
Selanjutnya Kabag Pertamanan Taufik R Lubis, Kabag Orta AM Fadil Harahap, Kabag Pembangunan Donni Pasaribu, Kapolsek Batang Angkola AKP Raden Saleh, mewakili Danramil Batang Angkola Sertu Jimbri , Syamsir Alamsyah Nasution Pengacara ( donatur), MUI Tapsel. Dewan Masjid Tapsel Drs.H Akhiril Pane, ketua Baznas KH Amsir Saleh Siregar, Tokoh masyarakat, tokoh agama Desa Pasar lama. Ketua dewan pesantren Ustadz Mahsan Dalimunthe. Para kepala desa sekitarnya. (Mart)








