Hujan Deras Sebabkan Pohon Tumbang ke Jalan Kota Lhokseumawe

Hujan Deras Sebabkan Pohon Tumbang ke Jalan Kota Lhokseumawe
Sebatang pohon tumbang di jalan Lancang Garam, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, Aceh, Rabu (16/02/2022).

LHOKSEUMAWE | kliksumut.com Hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang menyebabkan sebatang pohon tumbang di jalan Lancang Garam, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, Aceh, Rabu (16/02/2022).

Terlihat Prajurit TNI, Babinsa 16/Banda Sakti, Kodim 0103/Aceh Utara, turut berada di Lokasi membantu mengatur berjalannya arus lalu lintas yang macet disebabkan terhalang pohon yang tumbang ke jalan.

Kejadian tersebut menghalangi arus lalu lintas, hingga menimbulkan kemacetan serta menyebabkan terganggunya aktivitas warga pada pagi itu saat akan mengantar anak ke sekolah.

BACA JUGA: Pemkab Langkat Studi Banding Pemanfaatan Limbah FABA di Aceh Utara

Seorang warga, Zainal Abidin warga Muara Dua Lhokseumawe mengatakan, pohon tumbang diperkirakan terjadi pada malam hari, Dia menyebutkan, karena peduli kemanusiaan, usai mengantar anaknya ke sekolah, turut membantu warga sekitar.
“Saya bantu membersihkan ranting pohon agar aktivitas warga dapat berjalan lancar sambil menunggu bantuan dari petugas kebersihan tiba,” jelas Zainal Abidin.

Sementara itu, Suib Kadis DLH Kota Lhokseumawe mengatakan, saat kejadian pohon tumbang, situasi tampak lengang, sebab, hujan terjadi pada malam hari, saat tidak adanya aktivitas warga. “Sehingga tidak menimbulkan korban jiwa, atau kerugian kendaraan maupun material lainnya,” bebernya.

Bacaan Lainnya

BACA JUGA: Sekda Aceh Utara Lantik 21 Pengawas Sekolah SD dan SMP

Suib menambahkan, telah menghubungi anggotanya, yakni petugas kebersihan untuk melakukan pembersihan agar jalan dapat digunakan kembali dengan lancar.

Diketahui, hujan deras terjadi mengguyur di Wilayah Kota Lhokseumawe, hujan terjadi mulai pukul 22.00 sampai dengan pukul 00.30 WIB. Selain pohon tumbang di sejumlah titik jalan di Kota Lhokseumawe terendam air hujan, namun pagi hari ini air sudah mengering. (Syahrul)

Pos terkait