
MEDAN | kliksumut.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Medan menggelar “Debat Kandidat Pilkada Medan 2020 putaran kedua”, yang akan disiarkan langsung TVRI mulai pukul 19.00WIB dari salah satu Hotel berbintang di Jalan Perintis Kemerdekaan, Medan, Sabtu (21/11/2020).
Debat kali ini bertemakan tentang peningkatan pelayanan publik dan menjawab persoalan daerah,” kata Komisioner KPU Medan Zefrizal, ketika ditemui wartawan disela-sela gladi resik “Debat Kandidat Pilkada Medan putaran kedua di Hotel Grand Mercure Angkasa Medan, Jumat (20/11/2020) sore.
Baca juga : Pilkada Medan: Akhyar 41,25% dan Bobby 33,75% dari Survei CRC
Zefrizal mengharapkan pada debat kedua ini masing-masing pasangan calon menyampaikan visi dan misinya disegmen ini dengan menjelaskan secara detail tentang apa yang bisa dibuat terkait dengan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat serta menjawab persoalan-persoalan daerah.
“Dengan demikian masyarakat sebagai pemilih yang mengikuti acara debat itu nanti mulai bisa membentuk kecenderungan dirinya untuk menentukan pilihan pada 9 Desember 2020. ” Kami juga berharap debat kali ini, akan berlangsung sama dengan sebelumnya berjalan dengan tertib lancar dan tidak ada hambatan sehingga pasangan calon bisa menghadirinya,” ujar Zefrizal.
Debat kandidat Pilkada Medan 2020 yang perdana menampilkan lima panelis dari tiga kampus yakni Univeristas Islam Negeri Sumut (UINSU), Universitas Sumatera Utara (USU) dan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) sama seperti debat sebelumnya yakni Dekan Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam UINSU Prof Dr Karimun MAg, Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat USU Prof Dr Ida Yustina, MSi, Wakil Dekan III FISIP USU Drs Hendra Harahap, MSi, PhD, Wakil Rektor III UMSU Dr Rudianto, SSos, MSi, Kepala Tax Center Hatta Ridho, SSos, MSP.
Acara debat akan dipandu moderator yakni Dr Rudianto dan Mora Nasution, mereka berdualah yang akan mengelola forum debat,” ungkap Zefrizal.
Lebih lanjut diutarakannya, kegiatan ini dilaksanakan untuk memastikan debat kandidat ini berjalan lancar.
“Karenanya, kami mengundang Lo kedua pasangan calon peserta Pilkada Medan yakni pasangan nomor urut 1 Akhyar Nasution-H Salman Alfarisi dan Nomor urut 2 M Bobby Afif Nasution-Aulia Rachman, agar mereka memahami langsung langkah-langkah debat kandidat,” ungkapnya.
Lebih lanjut Zefrizal menyampaikan seperti sebelumnya, debat ini nantinya akan berlangsung dalam enam segmen. Kegiatan debat akan diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, pembacaan doa, dilanjutkan dengan sambutan Ketua KPU Medan Agussyah Ramadhani Damanik, kemudian dilanjutkan penyampaian visi dan misi masing-masing pasangan calon, sesi tanya jawab dengan panelis serta lainnya.
Materi debat, antara lain meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memajukan daerah, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, menyelesaikan persoalan daerah, menyerasikan pelaksanaan pembangunan daerah kabupaten/kota dan provinsi dengan nasional serta memperkokoh Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Kebangsaan.
Selain itu, kedua paslon akan diminta pandangannya terkait membuat kebijakan dan strategi penanganan, pencegahan dan pengendalian Covid-19.
Baca juga : Minimal 10 Kursi atau 278.741 Suara, Syarat Pencalonan di Pilkada Medan
Seluruh peserta, diwajibkan mematuhi protokol kesehatan Covid-19 Sedangkan para undangan tidak diperbolehkan membawa alat peraga atau atribut kampanye, meneriakkan yel-yel atau bentuk dukungan kepada paslon tertentu yang dapat mengganggu ketertiban acara debat serta melakukan intimidasi melalui ucapan atau tindakan.
“Para tamu juga wajib mematuhi ketentuan mengenai status penanganan Covid-19 pada daerah pemilihan setempat yang ditetapkan pemerintah atau gugus tugas percepatan penanganan Covid-19,” ujarnya.(cu).








