KLIKSUMUT.COM | MEDAN – Harga emas hari ini, Kamis (22/10/2026), menjadi perhatian masyarakat dan investor yang ingin membeli maupun menjual logam mulia. Harga emas batangan produksi Antam, UBS, dan Galeri 24 menunjukkan tekanan setelah mengalami penurunan pada perdagangan sebelumnya.
Berdasarkan data yang dipublikasikan pada Kamis, harga emas Antam Logam Mulia ukuran 1 gram tercatat Rp2.554.000, sedangkan harga jual kembali atau buyback berada di level Rp2.369.000 per gram. Data tersebut mengacu pada perdagangan Rabu (21/10/2026).
Sementara itu, harga emas yang dipasarkan melalui Pegadaian juga mengalami penyesuaian. Harga emas Galeri 24 ukuran 1 gram tercatat Rp2.504.000, emas UBS Rp2.528.000, dan emas Antam di Pegadaian Rp2.593.000 berdasarkan data perdagangan 21 Oktober 2026.
Perlu diperhatikan, harga tersebut merupakan acuan dari data perdagangan terakhir yang tersedia dan bukan jaminan harga transaksi terbaru di setiap gerai.
BACA JUGA: Harga Emas Hari Ini 21 Oktober 2026: Antam, UBS, dan Galeri24, Mana yang Paling Murah?
Harga Emas Antam Hari Ini
Harga emas Antam Logam Mulia masih menjadi salah satu acuan bagi masyarakat yang ingin berinvestasi emas batangan. Berdasarkan data perdagangan 21 Oktober 2026, harga emas Antam ukuran 1 gram turun Rp10.000 menjadi Rp2.554.000.
Penurunan tersebut melanjutkan koreksi pada perdagangan sebelumnya. Dalam dua hari, harga emas Antam tercatat turun total Rp20.000 per gram.
Berikut daftar harga emas Antam Logam Mulia berdasarkan ukuran:
| Berat | Harga Jual |
|---|---|
| 0,5 gram | Rp1.327.000 |
| 1 gram | Rp2.554.000 |
| 2 gram | Rp5.058.000 |
| 3 gram | Rp7.569.000 |
| 5 gram | Rp12.585.000 |
| 10 gram | Rp25.090.000 |
| 25 gram | Rp62.560.000 |
| 50 gram | Rp124.955.000 |
| 100 gram | Rp249.760.000 |
Sumber: data Logam Mulia yang dipublikasikan pada 22 Oktober 2026, mengacu pada harga 21 Oktober 2026. Harga dapat berubah sewaktu-waktu.
Perbandingan Harga Emas Antam, UBS, dan Galeri 24
Bagi masyarakat yang ingin membeli emas melalui Pegadaian, berikut perbandingan harga jual untuk ukuran 1 gram berdasarkan data perdagangan 21 Oktober 2026.
| Jenis Emas | Harga per Gram |
|---|---|
| Antam di Pegadaian | Rp2.593.000 |
| UBS | Rp2.528.000 |
| Galeri 24 | Rp2.504.000 |
Dari perbandingan tersebut, emas Galeri 24 memiliki harga jual paling rendah di antara ketiga produk tersebut untuk ukuran 1 gram. Namun, pembeli tetap perlu mempertimbangkan harga pembelian kembali, biaya yang berlaku, serta kemudahan menjual emas ketika membutuhkan dana.
Harga emas Antam di Pegadaian juga berbeda dari harga Antam Logam Mulia di butik resmi. Karena itu, masyarakat sebaiknya tidak membandingkan harga tanpa memperhatikan tempat penjualan dan ketentuan transaksi.
Harga Buyback Emas Hari Ini
Selain harga jual, investor perlu memantau harga buyback, yaitu harga yang ditawarkan ketika pemilik menjual kembali emasnya.
Berdasarkan data perdagangan 21 Oktober 2026, harga buyback emas Antam Logam Mulia berada di level Rp2.369.000 per gram, turun Rp10.000 dari perdagangan sebelumnya.
Selisih antara harga beli dan harga jual kembali perlu diperhitungkan sebelum mengambil keputusan investasi. Sebagai contoh, harga beli Antam Logam Mulia sebesar Rp2.554.000 per gram dan buyback Rp2.369.000 menghasilkan selisih Rp185.000 per gram.
Dengan demikian, kenaikan harga emas belum tentu langsung menghasilkan keuntungan apabila selisih harga beli dan harga jual kembali belum tertutupi.
Mengapa Harga Emas Berubah?
Pergerakan harga emas dipengaruhi sejumlah faktor, baik dari dalam maupun luar negeri. Beberapa faktor yang perlu diperhatikan antara lain:
- Harga emas dunia. Perubahan harga emas internasional dapat memengaruhi harga emas di pasar domestik.
- Nilai tukar rupiah. Pergerakan rupiah terhadap dolar Amerika Serikat turut memengaruhi harga emas impor dan acuan pasar.
- Suku bunga dan kebijakan bank sentral. Perubahan ekspektasi suku bunga dapat memengaruhi minat investor terhadap emas.
- Ketidakpastian ekonomi dan geopolitik. Emas kerap menjadi salah satu aset yang diperhatikan investor ketika risiko pasar meningkat.
- Permintaan dan penawaran. Kebutuhan emas untuk investasi, perhiasan, dan industri juga memengaruhi dinamika pasar.
Meskipun harga emas dapat mengalami kenaikan dalam jangka panjang, pergerakan harian tetap berpotensi berfluktuasi. Oleh sebab itu, keputusan membeli atau menjual sebaiknya tidak hanya didasarkan pada perubahan harga satu hari.
BACA JUGA: Harga Emas Hari Ini Selasa 20 Oktober 2026: Antam, UBS, dan Galeri24 Turun, Cek Rincian per Gram
Tips Membeli Emas Saat Harga Turun
Penurunan harga emas dapat menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk mengevaluasi rencana investasi. Namun, harga yang turun tidak otomatis berarti sudah mencapai titik terendah.
Ada beberapa hal yang dapat dipertimbangkan sebelum membeli emas.
Pertama, tentukan tujuan investasi dan jangka waktu penyimpanan. Emas lebih tepat dipertimbangkan sebagai bagian dari perencanaan keuangan sesuai kebutuhan dan profil risiko masing-masing.
Kedua, sesuaikan pembelian dengan kemampuan keuangan. Hindari menggunakan dana kebutuhan pokok atau dana darurat hanya untuk mengejar peluang kenaikan harga.
Ketiga, periksa harga jual dan buyback dari sumber resmi sebelum bertransaksi. Bandingkan selisih keduanya karena perbedaan tersebut dapat memengaruhi hasil investasi.
Keempat, beli emas dari penjual tepercaya dan simpan bukti transaksi. Perhatikan pula sertifikat, kemasan, serta ketentuan penjualan kembali yang berlaku.
Kesimpulan
Harga emas hari ini, Kamis 22 Oktober 2026, perlu dicermati setelah harga Antam Logam Mulia turun menjadi Rp2.554.000 per gram berdasarkan data perdagangan sehari sebelumnya. Harga emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian juga menunjukkan perbedaan sesuai merek dan saluran penjualan.
Bagi masyarakat yang ingin membeli emas, memantau harga jual, harga buyback, serta perkembangan pasar menjadi langkah penting sebelum mengambil keputusan. Jangan lupa memastikan harga terbaru melalui situs resmi Logam Mulia atau Pegadaian karena harga dapat berubah sewaktu-waktu.
Disclaimer: Artikel ini disajikan untuk tujuan informasi dan edukasi, bukan rekomendasi investasi atau ajakan membeli maupun menjual emas. (KSC)








