Forkopimda Sumut Tinjau Banjir Bandang di Labura, Gubsu : Kementerian PUPR Bantu Rp 40 M Untuk Pemulihan

LABURA | kliksumut.com Seminggu pasca banjir bandang terjadi di Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), rombongan Forkopimda Provinsi Sumatera Utara, terdiri dari Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, Kasdam I Bukit Barisan Brigjen TNI Untung Budiarto, Wakapolda Sumut Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto, dan Kepala BPBD Sumut Riadil Akhir Lubis, meninjau lokasi banjir bandang di Desa Pematang dan Desa Hatapang, Kecamatan NA IX-X, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), Rabu (8/1/2020).

Rombongan Forkopimda Provinsi Sumut yang dipimpin Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi, berangkat menggunakan helikopter, yang take off dari Helipad Lapangan Markas Kodam I/BB, Jalan Gatot Subroto, Medan, dan mendarat di Lapangan SD Negeri Pematang, Labura, yang disambut Bupati Labura Khairuddin Syah dan Bupati Labuhanbatu Andi Suhaimi.

Bacaan Lainnya

Baca : Gubsu Lakukan Peninjauan Udara Transfortasi Nataru 2019/2020

Selain disambut kedua Bupati, rombongan Gubernur Sumut juga disambut masyarakat dan para siswa SD. Kemudian, rombongan bergerak meninjau lokasi menuju Dusun Siria-ria, Desa Pematang, Kecamatan NA IX-X.

Kedatangan rombongan Forkopimda Sumut disambut antusias oleh masyarakat korban bencana, dan meluapkan berbagai keluhan dan meminta bantuan.

“Saya ucapkan keprihatinan yang mendalam untuk peristiwa yang sudah dialami warga, kalian harus tabah dan kuat. Kita akan segera melakukan pemulihan, apa yang telah rusak akibat banjir akan segera di tata, jangan khawatir dan senantiasa sabar,” ucap Gubsu, seraya menenangkan dan memotivasi masyarakat.

Di sisi lain, Gubsu mengingatkan agar peristiwa banjir bandang ini menjadi pembelajaran bersama, agar tidak membangun rumah di Daerah Aliran Sungai (DAS). Kemudian, sungai harus dijaga kelestariannya dengan tidak membuang sampah ke sungai atau menebang pohon di sekitar sungai. Karena pepohonan itu mampu mengendalikan banjir,” ujarnya.

Disebutkan Gubsu, beberapa harapan yang disampaikan masyarakat yakni penataan kembali infrastruktur jalan yang rusak, perkebunan kecil masyarakat seperti sawit, karet, persawahan dan merelokasi rumah-rumah warga.

Setelah berdialog dan mendengarkan keluhan masyarakat, sewaktu diwawancarai awak media, Gubsu mengatakan, pemerintah akan segera mengambil langkah, khususnya memenuhi permintaan dan harapan masyarakat. Diantaranya merelokasi rumah-rumah warga yang tinggal di DAS, mengganti tanaman-tanaman yang rusak, seperti sawah, sawit, karet dan lainnya diberikan ganti bibit. Selanjutnya, pemasangan bronjong-bronjong untuk wilayah-wilayah longsor.

Baca : Milad ke 55 Fak. Pertanian, Gubsu : UISU Harus Berperan Bangun Perkebunan di Sumut

“Ada 27 KK yang akan direlokasi ke tempat yang lebih aman. Bupati siapkan lahan dan kita bangun rumah. Infrastruktur yang rusak juga akan kita benahi. Kita mendapat bantuan dari Kementerian PUPR senilai Rp 40 Miliar,” ungkap Gubsu Edy Rahmayadi.

Pada kesempatan ity, Bupati Labura Khairuddin Syah mengucapkan terima kasih atas kunjungan dan perhatian dari Forkopimda Sumut.

Kata Khairuddin, koordinasi dan sinergi terkait upaya pemulihan akan terus dilakukan. “Kita akan terus berupaya agar pemulihan bisa berlangsung cepat dan situasi normal kembali, kita mohon doa dan dukungan dari seluruh pihak,” tuturnya.

Untuk diketahui, bencana banjir bandang terjadi dan melanda Desa Pematang dan Desa Hatapang di Kecamatan Na IX-X. Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (29/12/2019) dini hari. Saat itu, tercatat sebanyak 36 unit rumah hanyut, dan sejumlah jembatan serta lahan persawahan rusak dihantam kayu-kayu gelondongan dan batu yang terbawa air banjir bandang. (rel/cu)

Pos terkait