FOPI Sumut Terapkan Prokes Secara Ketat Kepada Atlet Saat Latihan

MEDAN | kliksumut.com Ketua Umum Federasi Olahraga Petanque Indonesia (FOPI) Sumut dr. Hj. Liliana Puspa Sari, S.Pd, M.Kes memberlakukan protokol kesehatan (Prokes) secara ketat kepada atlet saat menjalani latihan.

Ketua FOPI Sumut ini menekankan kepada para atlet Petanque secara khusus untuk selalu memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas (5M).

“Untuk penerapan 5 M selalu kita ditekankan kepada para atlet agar dilakukan secara maksimal dan wajib untuk dilaksanakan saat beraktivitas sehari-hari,” kata Liliana Puspa Sari di Medan, Selasa (5/10/2021).

BACA JUGA: Ketua KONI Medan Buka Pelatihan Manajemen Informasi Keolahragaan di Grand Kanaya

Wanita yang akrab disapa Lili ini mengatakan setiap tempat latihan cabang olahraga Petanque disediakan lokasi mencuci tangan, hand sanitizer dan masker yang wajib dipergunakan. Hal ini agar para atlet terhindar dari paparan virus Covid-19.

“Sebanyak 10 atlet Petanque lolos untuk mengikuti Pelatihan Daerah (Pelatda) jangka panjang PON XXI/2024 Sumut-Aceh. Pelatda ini telah bergulir pada 1 Juli 2021,” terang Lili yang juga menjabat wakil ketua IV KONI Medan ini.

Sambung Lili, keberhasilan ke-10 atlet ini, diambil dari hasil Seleksi Daerah (Selekda) yang digelar 2 hari pada 25-26 Juni 2021 yang berlokasi di Lapangan Petanque Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan (STOK) Bina Guna Jalan Alumunium Raya Medan

Lanjut Lili, ke-10 atlet yang lolos untuk nomor Shooting Man dan Games Putra diraih, Muhammad Dia (Barubara), Rudi Irwanto (Sergai), Erry Navosan F Nababan (Batubara), Dimas Arif Hidayat (Medan dan Adio Lumbangaol S.Pd (Humbahas). Pada nomor tanding Shooting Women dan Games Single putri antara lain, Rohana Seprida Purba (Simalungun), Ayu Mutiara Sari (Medan), Nosanta Yevi Boru Ginting (Langkat), Cintami Ramadhani Jambak S.Pd (Binjai) dan Yuyun Danaty Manullang S.Pd. (Binjai)

“Bagi atlet yang sedang mengikuti Pelatda berlaku promosi dan degradasi. Untuk itu, bagi atlet yang melanggar Prokes maka diambilnya tindakan tegas berupa pencoretan nama atlet dalam Pelatda. Sebagai pengganti FOPI Sumut akan menjaring lagi atlet pada Selekda yang digelar akhir tahun ini,” papar Lili yang juga menjabat Ketua Bapomi Sumut.

Dikatakan Lili, saat ini perkembangan cabang Cabor Petanque telah menunjukkan perkembangan yang pesat di Sumut. Makanya para atlet diminta harus mampu menunjukkan peningkatan saat mengikuti Pelatda guna meraih prestasi pada PON XXI/2024 Sumut-Aceh. Tentunya jangan lengah untuk menerap Prokes meskipun sudah divaksin 100 persen.

Disamping itu, Lili mengungkapkan dirinya terus mensoialisasikan olahraga Petanque dan sedang mencari bibit atlet yang akan dipertandingkan di kejuaraan olahraga mendatang.

BACA JUGA: Sahabat Desa Nusantara Kendal Silaturahim Bersama Pemdes Bebengan Boja

“Saat ini kita terus berupaya untuk mencari atlet-atlet Petanque dan sosialisasi juga terus kita lakukan ke sekolah-sekolah. Tujuannya kedepan untuk mengukir prestasi diajang olahraga,” imbuhnya.

Lili yang juga seorang tenaga pendidik mengimbau kepada insan olahraga dan terkhusus atlet Petanque untuk tidak hanya berprestasi di bidang olahraga saja

“Saya berharap para atlet juga harus berprestasi di pendidikan, tidak hanya di bidang olahraga, agar saling mendukung. Jadi saya juga merekomendasikan kepada para atlet yang ingin melanjutkan sekolah di Perguruan Tinggi dapat menghubungi saya agar diusulkan mendapatkan program kuliah gratis,” pungkasnya (BNL)

Bacaan Lainnya

Pos terkait