SIBOLGA | kliksumut.com – Tiga eks Sekuriti Depot Pertamina Sibolga bersama organisasi serikat buruh Seluruh Indonesia ( SBSI ) Kota Sibolga berunjuk rasa di gedung DPRD Kota Sibolga.
Aksi unjuk rasa ini terkait adanya pemecatan secara sepihak terhadap ketiga eks Sekuriti Pertamina Sibolga tersebut lantaran dituding terlibat dalam kasus pencurian BBM diĀ Terminal Depot Pertamina Sibolga dua tahun lalu. ” Kami menuntut ketiga rekan kami yang diberhentikan secara sepihak untuk dipekerjakan kembali,” teriak Binsar Tambunan, dalam orasinya.
Selain itu, Massa juga mendesak agar Depot Pertamina Sibolga segera merehabilitasi nama ketiga eks Sekuriti Pertamina Sibolga tersebut, lantaran tidak adanya pembuktian yang menyebutkan ketiga eks Sekuriti Pertamina Sibolga terlibat dalam kasus pencurian BBM seperti yang dituduhkan. ” Jika tidak terbukti seharusnya dipekerjakan, seperti janji dari pihak Depot Pertamina Sibolga,” jelasnya.
Atas kejadian yang dialami ketiga rekan kami tersebut, kami mendesak DPRD Kota Sibolga agar mau mempertemukan Ketiga Eks Sekuriti Depot Pertamina Sibolga dengan pihak Pertamina Sibolga.
” DPRD harus bisa menjembatani permasalahan ini, karena Pertamina Sibolga terkesan menyepelekan dan tidak peduli akan nasib ketiga eks Sekuriti Pertamina Sibolga yang telah mereka pecat,” tegas Ketua SBSI Kota Sibolga.
Usai berunjuk rasa selama satu jam lamanya, akhirnya beberapa perwakilan massa diterima anggota DPRD Kota Sibolga.
Dalam pertemuan itu, DPRD Kota Sibolga berjanji akan menjembatani permasalahan ini dengan mencoba memanggil pihak Pertamina Sibolga.








