Dianggap Rawan, Warga Hentikan Pengerjaan Perubuhan Los Jahe Jahe di Berastagi

Dianggap Rawan, Warga Hentikan Pengerjaan Perubuhan Los Jahe Jahe di Berastagi
Warga Kelurahan Tambak Lau Mulgap II Kecamatan Berastagi hentikan perubuhan bangunan los jahe jahe yang dianggap Rawan dan berdampak bagi warga sekitar.

KARO | kliksumut.com Perubuhan los jahe jahe di Kelurahan Tambak Lau Mulgap II Kecamatan Berastagi yang sudah mulai dikerjakan oleh Dinas Disperindag Kabupaten Karo melalui pelaksana kegiatan dengan menggunakan Excavator dihentikan warga sekitar, karena dianggap tidak aman dan memberi dampak getaran bagi rumah warga dan permukiman yang berada persis disamping los jahe jahe, Sabtu (2/12/2023).

Dimana selama pengerjaan perubuhan bangunan eks bekas bangunan los jahe jahe yang sudah mulai rawan tersebut di stop warga sekitar karena dianggap tidak aman dan dapat membahayakan warga sekitar.

BACA JUGA: Pasca Perubuhan Los Jahe Jahe, Pedagang Kecewa Kinerja Dinas Pasar Pemkab Karo

Salah seorang warga dan juga pedagang Anju Silalahi (46) mengatakan bangunan pengerjaan perubuhan Los jahe jahe seharusnya terutama memperhatikan keselamatan para warga sekitar dan juga bagi para pedagang.

“Akibat pengerjaan perubuhan dengan alat ini, barang dagangan saya terkena sedikit terkena reruntuhan bangunan ,untung saat siang tadi saya beristirahat dan tidak berada di tempat jualan saya,” pungkas Anju Silalahi.

Lebih jauh disebut dirinya berharap Dinas Pasar agar melakukan perubuhan bisa memberi kenyamanan bagi warga sekitar. “Berikan kenyamanan bagi warga dan juga agar Dinas Pasar peduli,” tambahnya.

Sementara itu Kadis Koperasi Industri dan Perdagangan (Deperindag) Kabupaten Karo Hendrik Phillemon Tarigan saat dikonfirmasi wartawan terkait perubuhan dan penghentian pengerjaan oleh warga sekitar menyebutkan bahwa hal tersebut sudah dikordinasikan dengan pelaksana supaya tetap memantau pelaksanaan kegiatan dan melaksanakan tindakan pembongkaran dengan teknik pembongkaran yang sesuai prosedur keselamatan kerja.

“Sudah dikordinasikan dengan pelaksana supaya tetap memantau pelaksanaan kegiatan dan melaksanakan tindakan pembongkaran dengan teknik pembongkaran yang sesuai prosedur keselamatan kerja,” ucap Hendrik Phillemon Tarigan.

BACA JUGA: Pedagang Korban Kebakaran Los Jahe Jahe Tolak Relokasi, Minta Kejelasan Pemkab Karo

Ia juga mengimbau kepada masyarakat dan para pedagang agar jangan melakukan aktifitas di lokasi pembongkara.

“Masyarakat juga selama dalam perubuhan bangunan agar jangan melakukan aktifitas disekitar lokasi pembongkaran karena dikhawatirkan terkena dampak sisa bongkaran,” harapnya.

Amatan wartawan dilapangan pengerjaan perubuhan dihentikan sementara karena desakan warga sekitar yang meminta kembali agar perubuhan tersebut harus benar-benar profesional dan tidak memberikan dampak bagi warga dan juga permukiman warga disekitar bangunan. (Her/Del)

Bacaan Lainnya

Pos terkait