Demokrat Sejak Awal Menolak jika pilkada ditiadakan tahun 2022 Dan 2023

  • Whatsapp

BIREUN | kliksumut.com – Pemerintah Pusat telah mengambil kebijakan dimana pilkada serentak akan dilaksanakan pada tahun 2024 mendatang. Namun hal ini mendapat penolakan dari Partai Demokarat sendiri, dimana Partai Demokrat menolak hal itu sejak awal.

“Demokrat dari awal menolak jika Pilkada di tiadakan pada 2022 dan 2023.” Hal itu disampaikan oleh Ketua DPP Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono atau akrab disapa AHY dalam temu ramah dengan awak media pada Sabtu 24 April 2021 di Contana Cafe Bireuen Propinsi Aceh.

“Sebenarnya sikap dan pandangan Partai Demokrat cukup jelas. ada beberapa alasan banyak sekali permasalahan yang bisa timbul jika Pilkada tidak digelar pada tahun 2022 dan tahun 2023,” ujar AHY

Baca juga: Perkara Kakek Perkosa Cucu di Aceh Utara dilimpahkan ke Jaksa

Bacaan Lainnya



Menurut AHY jika Pilkada diundur, selama 2 tahun Pimpinan Daerah akan ditunjuk sebagai Penanggung Jawab (PJ). Padahal, konstitusi dan amanat reformasi semua Pemimpin Daerah harus dipilih oleh rakyat melalui mekanisme pemilihan,” sebut AHY.

Secara etika, lanjut AHY, ketika ada pejabat yang tidak dipilih oleh rakyat namun memiliki otoritas memimpin selama 2 tahun lamanya. Maka segala bentuk kebijakan belum tentu melibatkan rakyat.

Pos terkait