Cipayung Plus Sumut Kecam Pertemuan Nasional Aliran Ahmadiyah di Medan

Cipayung Plus Sumut Kecam Pertemuan Nasional Aliran Ahmadiyah di Medan
PERTEMUAN NASIONAL ALIRAN AHMADIYAH: Spanduk kegiatan Pertemuan Nasional Ahmadiyah di Medan. (FOTO: Arif Genta Buana)

KLIKSUMUT.COM | MEDAN ~ Sejumlah organisasi mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus Sumut, mengecam keras rencana Pertemuan Nasional Aliran Sesat Ahmadiyah di Medan pada Sabtu hingga Minggu, 6–7 Desember 2025.

Organisasi mahasiswa ini terdiri dari PMII, IMM, HIMMAH, dan KAMMI. Mereka menilai acara tersebut berpotensi menimbulkan konflik sosial di Kota Medan.

Bacaan Lainnya

Ancaman Konflik Sosial di Kota Medan

Cipayung Plus Sumut menyatakan, pertemuan akan berlangsung di Masjid Mubarak, Jl. Krakatau, Pasar 3, Glugur Darat I, Medan Timur. Sedikitnya 400 angggota Ahmadiyah akan hadir dalam kegiatan tersebut.

BACA JUGA: JBMI Siap Kolaborasi dengan Pemkab Asahan Bangun Kerukunan Umat

Cipayung Plus Sumut menilai keberadaan acara tersebut dapat memicu ketegangan antarumat beragama dan mengganggu ketenangan masyarakat.

“Jika aparat tidak bertindak cepat, bukan tidak mungkin kerusuhan akan terjadi, dengan dampak sosial dan politik,” ujar perwakilan Cipayung Plus Sumut dalam pernyataan resminya, Sabtu (6/12/2025).

Ultimatum terhadap Aparat Kepolisian

Cipayung Plus juga menuding Dirintelkam Polda Sumut Kombes Pol Decky Hendersono, S.I.K., M.Si., dan jajarannya sengaja membiarkan kegiatan Ahmadiyah tanpa tindakan tegas.

BACA JUGA: Momentum Hari Bhayangkara Ke 79, Polres Karo Bersihkan Tempat Ibadah Lintas Agama

Mereka menuntut Kapolri segera mengevaluasi dan mengambil langkah tegas terhadap Kombes Decky dan bawahannya karena dianggap gagal menjaga kerukunan masyarakat.

Cipayung Plus juga mengkritik aparat yang seharusnya menegakkan norma agama dan keamanan masyarakat, namun justru membiarkan penyebaran paham yang dianggap sesat.

“Cipayung Plus akan turun langsung untuk membubarkan kegiatan jika aparat tidak bertindak,” tegas perwakilan Cipayung Plus.

BACA JUGA: Pemerintah Pakpak Bharat Lantik FKUB, FPK, FKDM, dan Pokja Budaya Periode 2025-2030: Wujud Komitmen Jaga Kerukunan dan Kearifan Lokal

Tekanan Publik dan Tanggung Jawab Moral

Cipayung Plus Sumut menegaskan, di tengah bencana besar yang sedang melanda Sumut, Ahmadiyah justru memanfaatkan momen untuk menggelar pertemuan nasional.

Hal Ini akan memperparah situasi sosial dan mencerminkan kelalaian aparat kepolisian dalam mencegah aktivitas yang berpotensi mengganggu ketenangan masyarakat.

“Cipayung Plus Sumut tidak akan tinggal diam dan siap mengambil langkah tegas demi menjaga stabilitas dan keamanan di Sumatera Utara. Tekanan terhadap aparat kepolisian pun semakin meningkat agar segera bertindak profesional dan transparan,” ujarnya. (KSC)

REPORTER: Arif Genta Buana

Pos terkait