Cherly merupakan seorang atlet Persaudaraan Sorinji Kempo Indonesia (Perkemi) kota Medan ini ingin mengincar tiket PON XXI/2024 di Sumut-Aceh. Sebelum bertarung diarena pentas olahraga nasional yang digelar empat tahun sekali, dirinya ingin bergabung dengan atlet Medan lainnya jelang babak penyisihan di ajang Porwilsu dan Porprovsu yang akan dihelat KONI Medan, 2022 mendatang.
Selanjutnya, anak sulung dari dua bersaudara ini menjadikan tradisi yang membanggakan dalam olahraga yakni selalu mendulang medali, proses ini menjadi magnit bagi dirinya untuk menekuni Kempo sebagai media pembentukan mental dan karakter diri untuk menanamkan mental juara.
Atlet binaan KONI Medani ini dilatih oleh sempai Billy dan sempai Afrijal sebagai pelatih kempo KONI Medan. sedangkan di dojo Ibnu Sina dilatih sempai Ahmad Zulkarnain. Kenshi berdomisili di Jalan Gaperta Medan ini telah menorehkan prestasi antara lain juara II embu berpasangan putri, juara II randori putri kls 40-45 kg Kejurda Kempo tahun 2017 dan juara I Porkot X/2018 dari kontingen Kecamatan Medan Helvetia.
Baca juga: Bapopsi Sumut Ingin Lahirkan Atlet Berprestasi Menuju PON Sumut-Aceh
Untuk ke depannya, anak dari pasangan Saipul Alam dan Ekawati ini terus berlatih dengan aktif untuk menghadapi kejuaraan-kejuaraan. Berkat pembinaan yang tersistem dan terstruktur dengan disiplin yang bertanggung jawab dari Perkemi Medan di bawah pimpinan Dial Rizal, membuat Kempo menjadi nadi atau nafas bagi cewek yang dilahirkan 26 Desember 2002, dalam pembinaan dan pelatihan sehingga terus mengincar prestasi yang akan diraih, dipertahankan dan terus ditingkatkan. Tentunya ambisi menuju laga PON Sumut-Aceh nantinya, menjadi target dan harus diwujudkan.
“Dengan ucapan Bismiilah, untuk target ke depan Insya Allah dengan latihan dan semangat juang yang tinggi ingin mengambil tiket PON Sumut-Aceh. Pekan olahraga nasional bergengsi ini merupakan impian setiap atlet untuk tampil dan meraih prestasi”pungkas kenshi yang mulai melakoni olahraga kempo pada tahun 2015 ini. (BNL)








