KLIKSUMUT.COM | LONDON BARAT – Kabar mengejutkan mengguncang publik Stamford Bridge. Chelsea FC secara resmi mengumumkan pemutusan hubungan kerja dengan pelatih kepala Enzo Maresca, hanya beberapa hari sebelum laga krusial melawan Manchester City yang dijadwalkan berlangsung pada Senin, 5 Januari 2026.
Keputusan mendadak ini diambil menyusul tren performa buruk The Blues di Liga Inggris, di mana Chelsea hanya mampu meraih satu kemenangan dari tujuh pertandingan terakhir. Hasil tersebut membuat posisi pelatih asal Italia itu dinilai tidak lagi aman oleh manajemen klub.
Meski berpisah secara pahit, Chelsea tetap memberikan penghormatan atas kontribusi Maresca selama menukangi tim. Di bawah kepemimpinannya, Chelsea sukses mempersembahkan trofi UEFA Conference League serta gelar juara Piala Dunia Antarklub FIFA, dua pencapaian yang dianggap penting dalam sejarah klub beberapa tahun terakhir.
“Chelsea dan Pelatih Kepala Enzo Maresca telah berpisah. Selama masa jabatannya di klub, Enzo memimpin tim meraih kesuksesan di UEFA Conference League dan Piala Dunia Antarklub FIFA,” demikian bunyi pernyataan resmi Chelsea, Kamis (1/1/2026).
Manajemen klub menegaskan bahwa keputusan ini diambil demi menjaga peluang Chelsea mencapai target musim ini. The Blues masih berjuang di empat kompetisi berbeda, termasuk ambisi besar kembali ke zona Liga Champions.
“Dengan tujuan utama yang masih harus diperjuangkan, Enzo dan klub percaya bahwa perubahan ini memberi tim peluang terbaik untuk mengembalikan performa mereka,” lanjut pernyataan tersebut.
BACA JUGA: Chelsea Kepayahan di Elland Road, Wonderkid Estevao Emosi di Laga Kontra Leeds United
Di balik menurunnya performa tim, terungkap adanya konflik internal serius antara Maresca dan jajaran petinggi klub. Laporan dari Give Me Sport menyebutkan bahwa perselisihan utama terjadi antara Maresca dan departemen medis Chelsea, khususnya terkait beban kerja pemain.
Maresca dikabarkan merasa kurang mendapat perlindungan dan menilai adanya intervensi yang menghambat kebebasannya dalam mengambil keputusan teknis.
Fakta menarik lainnya adalah ketidakhadiran Maresca dalam sesi wawancara pasca laga kontra Bournemouth yang berakhir imbang 2-2. Meski sempat disebut sakit, laporan terbaru menyebutkan Maresca sebenarnya sedang mengevaluasi masa depannya bersama Chelsea.
Sejak Rabu malam, agen ternama Jorge Mendes dikabarkan telah berkomunikasi intens dengan dewan klub untuk merampungkan paket kompensasi pemutusan kontrak.
Situasi semakin memanas setelah muncul kabar bahwa Maresca telah menjalin pembicaraan dengan Manchester City. Ia disebut-sebut sebagai kandidat kuat penerus Josep Guardiola jika pelatih legendaris itu hengkang pada 2027.
Fokus Maresca yang dinilai mulai teralihkan ke Etihad Stadium disebut menjadi salah satu faktor yang memperburuk performa Chelsea dalam beberapa pekan terakhir.
BACA JUGA: Chelsea Lolos ke Perempat Final Carabao Cup 2025/2026 Usai Drama 7 Gol di Markas Wolves
Kini, Chelsea harus bergerak cepat mencari pelatih baru. Nama Liam Rosenior, pelatih Strasbourg, muncul sebagai kandidat terkuat yang tengah dipertimbangkan manajemen.
Pengumuman pelatih anyar diperkirakan akan dilakukan dalam hitungan hari, mengingat padatnya jadwal dan target besar yang masih harus dikejar Chelsea hingga akhir musim. (KSC)
TIM REDAKSI








