Buruh Desak Pemprov Sumut Naikkan UMP 2026 Sebesar 10,5 Persen

Buruh Desak Pemprov Sumut Naikkan UMP 2026 Sebesar 10,5 Persen
DESAK UMP NAIK: Perwakilan massa buruh membacakan tuntutannya dalam aksi unjuk rasa ratusan buruh yang tergabung dalam Elemen Exco Partai Buruh dan Serikat Buruh/Serikat Pekerja (SP/SB) di depan Kantor DPRD Sumut, Jl. Imam Bonjol, Medan, Kamis (18/8/2025) siang. (FOTO: Ist)

KLIKSUMUT.COM | MEDAN – Buruh mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) menaikkan Upah Minimum Provinsi (UMP) sebesar 10,5 persen.

Seruan tersebut menggema dalam aksi unjuk rasa ratusan buruh yang tergabung dalam Elemen Exco Partai Buruh dan Serikat Buruh/Serikat Pekerja (SP/SB) di depan Kantor DPRD Sumut, Jl. Imam Bonjol, Medan, Kamis (18/8/2025) siang.

Ketua Exco Partai Buruh Sumut Willy Agus Utomo mengatakan, selain tuntutan soal kenaikan UMP, buruh juga meminta Pemprov Sumut mencanangkan program penyediaan rumah murah layak huni untuk buruh.

BACA JUGA: Aksi Ribuan Mahasiswa dan Warga di DPRD Sumut Dibubarkan Water Cannon

“Sudah disampaikan tadi. Tuntutan lokal soal UMP dan UMK 2026 naik 10,5 persen sudah disampaikan ke Bapak Gubernur tadi. Soal rumah murah untuk buruh juga,” sebut Willy.

Bacaan Lainnya

Menanggapi tuntutan tersebut, ujar Willy, Gubernur Sumut Bobby Nasution berjanji akan menaikkan upah buruh, setelah melakukan sejumlah kajian terkait besaran persentase kenaikan upah buruh secara layak.

“Pak Gubsu sudah janji naikkan upah buruh. Ya harapan kita, tentu tuntutan itu masuk dalam rapat paripurna DPRD Sumut. Biar kenaikan upah bisa cepat terlaksana. Itu harapan kita,” sebut Willy.

Meski demikian, Willy juga tegas mengatakan, kaum buruh akan menggeruduk Kantor Gubernur Sumut, jika Bobby Nasution ingkar janji.

“Buruh akan datang nanti. Kenaikan upah buruh ini urgent. Ekonomi makin saat ini, buruh semakin terjepit. Buruh akan tuntut terus,” ancam Willy.

BACA JUGA: Polisi Tangani Unjuk Rasa di DPRD Sumut: Brutalitas di Balik Framing Humanis

Semula, massa buruh berencana menggelar road show aksi unjuk rasa di Kantor Gubernur Sumut Jl. Diponegoro Medan, DPRD Sumut Jl. Imam Bonjol dan Polda Sumut, Jl SM Raja Medan. Namun aksi road show urung dilakukan karena Gubernur Sumut Bobby Nasution bersedia menerima perwakilan buruh untuk berdialog.

Ratusan buruh yang terhimpun dari Medan, Deli Serdang, Binjai, Serdangbedagai, Batubara, Tebing Tinggi dan Langkat, akhirnya hanya menggelar aksi unjuk rasa secara damai di depan Kantor DPRD Sumut, hingga akses dari dan menuju Jl. Imam Bonjol Medan, ditutup sementara.

Dalam aksinya, selain berorasi dan membawa poster, perwakilan buruh juga membacakan 15 poin tuntutan. (KSC)

Pos terkait