KLIKSUMUT.COM | ASAHAN – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menyalurkan bantuan 33 unit Bus Perintis untuk menunjang mobilitas pelajar di lima kabupaten, termasuk Kabupaten Asahan yang menerima enam unit. Program ini diharapkan menjadi solusi bagi siswa yang selama ini menghadapi kendala transportasi, terutama mereka yang tinggal jauh dari sekolah.
Peluncuran Bus Perintis tersebut dihadiri Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution bersama Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin di SMA Negeri 1 Pulau Rakyat, Kabupaten Asahan, Kamis (15/10/2026).
Dalam kegiatan itu, Bupati Asahan menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara atas perhatian terhadap kebutuhan transportasi pelajar. Menurutnya, dukungan tersebut menjadi langkah penting untuk memperluas akses pendidikan sekaligus meningkatkan keselamatan siswa saat berangkat dan pulang sekolah.
BACA JUGA: Bupati Asahan Evaluasi Program MBG, Tekankan Pengawasan Ketat Mutu dan Keamanan Makana
Taufik mengatakan, keberadaan sekolah menengah atas negeri yang tersebar di Kabupaten Asahan merupakan bagian dari upaya memperluas kesempatan masyarakat memperoleh pendidikan. Namun, akses menuju sekolah masih menjadi tantangan bagi sebagian pelajar, khususnya mereka yang menempuh perjalanan cukup jauh dari tempat tinggalnya.
“Keberadaan Bus Perintis ini sangat membantu para pelajar. Selain mengurangi beban biaya transportasi orang tua, fasilitas ini diharapkan dapat meningkatkan keselamatan anak-anak dengan mengurangi ketergantungan mereka pada sepeda motor untuk pergi ke sekolah,” ujarnya.
Dari enam unit bus yang dialokasikan untuk Kabupaten Asahan, tiga unit diperuntukkan bagi pelajar di Kecamatan Pulau Rakyat dan tiga unit lainnya bagi pelajar di Kecamatan Silau Laut.
Pemerintah Kabupaten Asahan berharap pembagian armada tersebut mampu menjangkau siswa yang benar-benar membutuhkan layanan transportasi sekolah, sehingga mereka dapat mengikuti kegiatan belajar mengajar dengan lebih aman dan nyaman.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Asahan, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur Sumatera Utara atas bantuan Bus Perintis ini. Kami berharap fasilitas tersebut dimanfaatkan dengan baik untuk mendukung keselamatan anak-anak sekaligus meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Asahan,” kata Taufik.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Utara, Yuda Pratiwi Setiawan, menjelaskan bahwa penyaluran Bus Perintis merupakan bagian dari upaya mendukung visi pembangunan Sumatera Utara melalui semangat Kolaborasi Sumut Berkah menuju provinsi yang unggul, maju, dan berkelanjutan.
Ia menyebutkan, sebanyak 33 unit bus disalurkan kepada lima kabupaten, dengan rincian Kabupaten Asahan enam unit, Kabupaten Batu Bara enam unit, Kabupaten Nias Utara sembilan unit, Kabupaten Samosir enam unit, dan Kabupaten Padang Lawas Utara enam unit.
Menurut Yuda, program ini dirancang untuk meringankan pengeluaran orang tua, memberikan kenyamanan bagi peserta didik, serta menghadirkan sarana transportasi yang lebih aman bagi anak-anak sekolah.
Dengan adanya bantuan tersebut, pemerintah berharap kendala transportasi tidak lagi menjadi hambatan bagi pelajar dalam memperoleh pendidikan yang layak.
Dalam arahannya, Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menegaskan bahwa sektor pendidikan merupakan salah satu prioritas pembangunan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Karena itu, pemenuhan kebutuhan dasar pelajar, termasuk transportasi, perlu mendapat perhatian bersama.
Bobby meminta seluruh pihak terkait memastikan anak-anak yang tinggal jauh dari sekolah memperoleh pelayanan transportasi yang memadai. Perhatian khusus juga perlu diberikan kepada pelajar dari keluarga kurang mampu agar keterbatasan ekonomi tidak menjadi penghalang dalam menempuh pendidikan.
“Anak-anak yang memiliki jarak tempuh cukup jauh dari sekolah harus mendapatkan pelayanan transportasi yang memadai. Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menghadirkan Bus Perintis ini agar dapat dimanfaatkan untuk menunjang aktivitas pendidikan mereka,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan agar seluruh armada yang telah disalurkan dapat dioperasikan secara optimal dan tepat sasaran, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh para pelajar.
BACA JUGA: Bupati Asahan Tutup Piala DPRD Usia 35+ Tahun 2026, Kisaran Timur B Keluar sebagai Juara
Selain membahas dukungan transportasi pendidikan, Gubernur turut mengimbau pemerintah kabupaten dan kota se-Sumatera Utara untuk mengajak masyarakat menggunakan masker. Ia juga meminta pihak sekolah menyediakan masker bagi peserta didik sebagai langkah perlindungan selama kegiatan belajar mengajar berlangsung.
Kegiatan peluncuran Bus Perintis tersebut turut dihadiri Ketua Pengadilan Negeri Kisaran, Danyon 126/KC, Danyon TP 954/Naga Berkisar, perwakilan Kejaksaan Negeri Asahan, Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan, jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), serta tamu undangan lainnya.
Melalui program ini, sinergi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten diharapkan semakin memperkuat pelayanan pendidikan, terutama dalam mengatasi persoalan akses dan keselamatan perjalanan siswa. Kehadiran Bus Perintis diharapkan tidak sekadar menjadi tambahan sarana transportasi, tetapi juga menjadi dukungan nyata agar semakin banyak pelajar dapat bersekolah dengan aman, nyaman, dan tanpa terbebani biaya perjalanan yang berlebihan. (KSC)
Reporter: Dinda Meyla Sari








