KLIKSUMUT.COM | TAPANULI TENGAH – Sejumlah Anggota DPRD Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) meninjau proyek pembangunan gedung utama Kantor Bupati Tapteng yang hingga kini masih mangkrak, Selasa (4/11/2025) siang.
Dalam peninjauan tersebut, para legislator mendapati kondisi bangunan dari lantai satu hingga lantai lima belum sepenuhnya layak digunakan. Meski demikian, banyak bagian gedung yang masih membutuhkan penyempurnaan agar aman dan siap ditempati.
BACA JUGA: Unjuk Rasa Ribuan Warga Tapteng di DPRD Diwarnai Aksi Lempar Batu, Polisi Turunkan Water Canon
Wakil Pimpinan DPRD Tapteng dari Fraksi Golkar, Joneri Sihite menyebutkan, secara kasat mata, bangunan kantor bupati memang tampak megah, namun kualitas konstruksinya perlu diperiksa lebih lanjut.
“Kita lihat dari lantai satu sampai lantai lima sudah mencapai 70 persen,” kata Joneri.
Joneri menilai, untuk langkah ke depan, Bupati Masinton perlu membentuk tim khusus guna melakukan evaluasi menyeluruh terhadap ketahanan dan kualitas bangunan Kantor Bupati Tapteng.
“Kalau tak berkualitas, jangan sempat terjadi bencana yang tak kita inginkan. Saya bukan ahli bangunan tapi perlu dievaluasi,” ujarnya.
Ia juga menanggapi aspirasi masyarakat yang sebelumnya melakukan unjuk rasa dan meminta pembentukan Panitia Khusus (Pansus) untuk menelusuri proyek tersebut.
“Masyarakat yang unjuk rasa kemarin meminta Pansus, saya dari Fraksi Golkar setuju sekali dibentuknya Pansus sebelum dilanjutkan,” tambah Joneri.
BACA JUGA: Pembangunan Kantor Bupati Tapteng Mangkrak, Warga Desak DPRD Bentuk Pansus
Meski begitu, Joneri mendukung keberlanjutan pembangunan gedung utama Kantor Bupati Tapteng, karena keberadaan gedung terpadu akan mempermudah koordinasi antarinstansi pemerintah daerah.
“Jadi kita kalau ke instansi tak perlu lagi jauh-jauh, tak perlu lagi naik becak ke mana-mana, cukup di satu tempat saja,” tutup Joneri. (KSC)
REPORTER: Benny Setiawan








