JAKARTA | kliksumut.com – Ketua Umum (Ketum) Pengurus Besar Perkumpulan Advokat Sumatera Utara (PB-PASU) dan Rombongan Safari Milad PASU disambut hangat oleh John Odhius dan Habib Abdurrahman Syebubakar dari Rumah Temu Relawan Anies di Restoran Aljazeera Lounge Jl. Raden Saleh Raya No. 62, Cikini Jakarta Pusat, Selasa, (27/12/2022).
Ketum PASU dan rombongan lawatan dari Medan disambut dengan jamuan khas roti susu dan nasi kambing atau nasi mandhi Arab.
Eka Putra Zakran, SH MH (Epza) Ketum PASU yang juga merupakan Ketua Pembina Presdium Anies Presiden Indonesia 2024 atau API Sumut tersebut menyatakan kehadiran pihaknya ke Ibu Kota Jakarta dalam rangka Safari Milad PASU Go Nasional dan Silaturahmi Kebangsaan serta memberi dukungan moril kepada Anies Rasyid Baswedan sebagai Calon Presiden Indonesia.
BACA JUGA: Tokoh Nasional Beri PASU Buku “Berani Melawan Arus”
“Jadi kehadiran kita ke Ibu Kota Jakarta, selain melakukan lawatan Safari Milad PASU, juga memberikan dukungan moril kepada Anies Baswedan sebagai calon presiden. PASU sebagai Perkumpulan Advokat hakikatnya adalah independen, bebas, merdeka dan tidak berpolitik, akan tetapi anggota PASU sebagai warga negara diberi kebebasan untuk menentukan pilihan politiknya, mengingat hak politik itu merupakan bagian dari Hak Asasi Manusia (HAM) atau termasuk hak yang fundamentalis, artinya tak bisa dikekang oleh siapapun. Sebab itu, PASU tidak berpolitik pada pilpres 2024 mendatang, namun anggota PASU banyak bergabung di dalam API Sumut, bahkan Dewan Pembina dan pendiri Presidium Relawan API Sumut Adalah notabene tokoh-tokoh Advokat dari PB-PASU,” sebut Epza.
Sementara itu, John Odhius Ketua Rumah Temu Relawan Anies menyatakan, selamat datang kawan-Kawan PASU dan API Sumut di Ibu Kota.
“Sepertinya kedepan dalam dalam simpul relawan Anies, tim advokasi ini sangat penting dan strategis peranannya, makanya sudah pas PASU berkolaborasi dengan API Sumut. Ketiga hubungan negara dan intelektual,” ujarnya.
Ia menambahkan Anies ini tipe pemimpin yang jenius, otentik dan memiliki visi besar. Selain itu, pilihan kebijakan yang dibuatnya, mampu di eksekusi dengan semangat kolaboratif.
Masih menurut John yang merupakan putra kelahiran Bukit Tinggi tersebut, ada beberapa hal yang harus kita samakan, kita cocokkan atau kita kolaborasikan dalam konteks pemenangan Anies, hal ini penting disampaikan diantaranya, Pertama kita jangan terjebak lagi pada situasi pilpres 2014 atau 2019, artinya baik PASU atau API Sumut jadilah rumah bersama.
“Saya rasa API Sumut harus jadi rumah bersama masa depan, Kedua bangun kemandirian. Salah satu kekuatan Anies, yaitu beliau mampu mengelola oligarki, artinya kita tak boleh anti oligarki, justru yang diharapkan saat ini pemimpin yang mampu mengelola oligarki. Nah, pengalaman Anies di Jakarta, bahwa Anies mampu mengelola oligarki,” paparnya.








