PADANG SIDEMPUAN | kliksumut.com – Selaku Ketua Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Wali kota Padang Sidempuan Irsan Efendi Nasution,SH., menyampaikan saat ini pihaknya terus menggalakkan ketahanan pangan untuk mengantisipasi inflasi akibat stagflasi dampak dari geopololitik internasional.
Salah satu, yang digiatkan oleh Pemerintah Kota Padang Sidempuan adalah soal ketahanan pangan produk hortikultura berupa padi bawang merah dan cabai merah, serta budidaya ikan air tawar di kolam – kolam maupun lubuk larangan yang di kelola masyarakat ataupun kelompok tani (Poktan).
BACA JUGA: Gubernur Sumut Ambil Langkah Konkret Kendalikan Inflasi
Menurut beliau, dalam upaya menekan gejolak inflasi, Pemerintah Kota (Pemko) Padang Sidempuan berfokus dalam pemenuhan Ketersediaan Stok dan Keterjangkauan Harga.
“Itu yang akan berdampak pada rendahnya inflasi, karena supply dan demand-nya terjaga,” ungkap Irsan Efendi Nasution.
“Kita di Padang Sidempuan, untuk produksi padi surplus dan cabai, itu sudah bisa produksi sekitar 32 %,” terangnya saat peninjauan lahan pertanaman bawang merah di desa Batang Bahal, desa Baruas, desa Aek Najaji dan desa Gunung Hasahatan, kecamatan Padang Sidempuan Batunadua, Jum’at (19/8/2022).








