10 Jiwa Di Parombunan Mengungsi Akibat Longsor

SIBOLGA | kliksumut.com – Sepuluh jiwa terdiri dari dua kepala keluarga di kelurahan Aek Parombunan, Sibolga terpaksa harus mengungsi ke rumah kerabat mereka, lantaran kediaman mereka rusak parah akibat terkena longsor perbukitan yang berada tepat di belakang rumahnya.

“Kami terpaksa sementara mengungsi ke rumah sanak keluarga, lantaran rumah tak bisa lagi dihuni akibat rusak terkena longsor,” jelas Asep Hidayat.

Asep menjelaskan, tanah longsor perbukitan  yang menghantam bagian belakang rumahnya tersebut terjadi sekitar pukul 19.00 WIB atau Sabtu malam kemarin.

Baca : Polsek Medan Baru Bantu Korban Kebakaran di Jalan S.Parman

Asep menuturkan, sewaktu kejadian tersebut, mereka tengah berkumpul di bagian tengah rumah sembari  menonton, dan disaat itulah langsung terdengar suara keras menghantam dinding rumah bagian belakang dan langsung merubuhkan bangunan.

“Suaranya sangat keras, dan langsung tanah sudah masuk kedalam rumah disertai air deras,” ungkapnya.

Lanjutnya menambahkan, sesaat kemudian mereka langsung lari keluar rumah, hal itu dilakukan, karena takut rumah akan ambruk. ” Semua perabotan tertimbun tanah, meskipun setelah dicek hanya beberapa barang yang tidak dapat dipergunakan lagi,” tegasnya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD ) Kota Sibolga, Juangon Daulay yang didampingi Kabid R&R, mengatak saat sekarang ini mereka terus melakukan pembersihan material longsor dilokasi , hal ini dilakukan untuk memudahkan mengangkut perabotan rumah para korban longsor. ” Kita terus melakukan pembersihan material longsor,” jelasnya.

Bacaan Lainnya

Baca : Albert Indra : Saya Siap Jadi Wakil Walikota Sibolga Mendatang

Selain membersihkan material longsor, BPBD Kota Sibolga juga menyerahkan bantuan makanan bagi para korban longsor. ” Kita juga memberikan bantuan tanggap darurat berupa makanan,” tegasnya.

Selain itu, BPBD Kota Sibolga menghimbau kepada masyarakat terutama yang bermukim di areal perbukitan di Kota Sibolga agar tetap waspada akan terjadi bahaya longsor. “Saat ini curah hujan di Kota Sibolga masih tinggi, untuk itu BPBD Kota Sibolga menghimbau agar masyarakat tetap waspada akan berbagai bencana,” ucapnya seraya menjelaskan petugas BPBD Kota Sibolga siaga 24 Jam dalam bertugas. (Ray)

Pos terkait